#LAMPUNG

Gubernur Arinal Perkuat Program KPB, Dorong Petani dan Nelayan Berjaya

( kata)
Gubernur Arinal Perkuat Program KPB, Dorong Petani dan Nelayan Berjaya
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam kegiatan refleksi akhir tahun 2022 dan outlook perekonomian Provinsi Lampung tahun 2023  di Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Bank Indonesia Provinsi Lampung, Senin, 26 Desember 2022. Lampost.co/Atika Oktaria


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat sektor pertanian dan kelautan untuk menjadikan petani dan nelayan berjaya. Salah satu program yang dilakukan yakni pemerataan petani dan nelayan masuk dalam program Kartu Petani Berjaya (KPB).

Hal tersebut dijelaskan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi pada kegiatan refleksi akhir tahun 2022 dan outlook perekonomian Provinsi Lampung tahun 2023 yang berlangsung di Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Bank Indonesia Provinsi Lampung, Senin, 26 Desember 2022.

"Produksi dan produktifitas pertanian menjadi bantalan jaring pengaman sosial bagi keluarga petani. Hingga November 2022, kinerja Program KPB telah mampu mendorong Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp452,54 miliar untuk 12.221 petani," kata dia.

Dia mengatakan transaksi penebusan pupuk bersubsidi mencapai 96.115 petani yang setara dengan nilai Rp17,9 miliar serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa pertanian kepada 217 mahasiswa pertanian di Universitas Lampung dan Polinela.

Ia menerangkan keberhasilan pembangunan pertanian Lampung diapresiasi oleh Menteri Pertanian RI melalui penghargaan Pelaksanaan Program Asuransi Pertanian dalam mendukung dan memajukan sektor pertanian.

 "Hal tersebut juga mendorong Lampung mengembalikan kejayaan sebagai daerah ikonik penghasil lada dan kopi. Pada  2022 pemerintah daerah terus melanjutkan upaya untuk melakukan revitalisasi lada (rehabilitasi tanaman lada seluas 300 ha yang tersebar di Kabupaten Way Kanan, Lampung Utara, Tanggamus dan Lampung Timur)," ujar dia.

Intensifikasi tanaman kopi seluas 70 ha di Lampung Barat. Selain itu, dilakukan intensifikasi kakao seluas 50 ha di Pesawaran. Termasuk pula kegiatan peremajaan tanaman tebu seluas 400 hektar.

"Demikian juga peremajaan Perkebunan Sawit Rakyat (PSR) telah dilaksanakan kepada 173 pelaku perkebunan dengan luas lahan 280 hektar," ujar dia.

Upaya pembangunan sektor perkebunan Provinsi Lampung, memperoleh apresiasi berupa Anugerah Perkebunan Indonesia Tahun 2022 dalam pengawalan dan pendampingan kebijakan pembangunan perkebunan dari Kementerian Pertanian RI.

"Demikian pula program Nelayan Berjaya, dengan delah dilaksanakan pemberian Asuransi kepada 1.150 Nelayan, bantuan alat tangkap ramah lingkungan, serta bantuan benih dan pakan kepada pelaku pemula budidaya ikan," jelas dia.

Selain itu juga, Pemprov Lampung melakukan restocking benih ikan sebanyak 2,1 juta benih (Ikan Jelabat, Baung, Belida, Nila dan Patin) pada perairan umum di wilayah Tulang Bawang, Pringsewu, Pesawaran, Mesuji, Lampung Tengah dan Lampung Barat. 

"Kita terus dorong agar program KPB bisa menyentuh semua masyarakat yang menjadi petani dan nelayan," kata dia.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar