#ojek#ojekonline#gojek#grab

Grab Meyakini Kenaikan Tarif Memakmurkan Mitra

( kata)
Grab Meyakini Kenaikan Tarif Memakmurkan Mitra
Deretan pengemudi ojek online.MI/Panca Syurkani

Jakarta (Lampost.co): Grab mendukung arahan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait aturan penyesuaian tarif di seluruh Indonesia. Penyesuaian tarif sebelumnya hanya diuji coba di beberapa kota.

Grab optimistis kebijakan baru ini akan mengerek kesejahteraan pengemudi atau mitra. Jumlah order pengemudi pun stabil.

"Survei kami, kenaikan tarif berpengaruh positif terhadap pendapatan mitra pengemudi," kata Head of Public Affairs Grab Indonesia Tri Sukma Anreianno kepada Medcom.id, Senin, 2 September 2019.

Grab kini tengah mematangkan strategi untuk memaksimalkan manfaat teknologi bagi masyarakat luas. Harapannya, kesejahteraan tak hanya milik pengemudi, tapi juga konsumen.

"Studi menunjukkan kehadiran Grab berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Jabodetabek, yakni sebesar Rp46,14 triliun dalam bentuk surplus konsumen," terang Tri.

Adapun ketentuan tarif untuk masing-masing zona adalah, zona I (Sumatera, Jawa, Bali kecuali Jabodetabek) sebesar Rp1.850-Rp2.300 per kilometer (km) dengan biaya minimal Rp7.000-Rp10 ribu.

Kemudian zona II (Jabodetabek) sebesar Rp2.000-Rp2.500 per kilometer dengan biaya minimal Rp8.000-Rp10 ribu.

Lalu zona III (Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya) sebesar Rp2.100-Rp2.600 dengan biaya minimal Rp7.000-Rp10 ribu.

Kemenhub pun akan mengevaluasi tarif tersebut tiga bulan setelahnya, apakah nantinya tarif mengalami kenaikan, penurunan, atau tetap.

Tarif Ojek Online Berubah Lagi

medcom.id



Berita Terkait



Komentar