#vaksin#golkar

Golkar Lampung Target Suntikkan 46.000 Dosis Vaksin

( kata)
Golkar Lampung Target Suntikkan 46.000 Dosis Vaksin
DPD I Partai Golkar Lampung dan DPD II Kota Bandar Lampung menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat umum, Rabu, 22 September 2021. Dokumentasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- DPD I Partai Golkar Lampung dan DPD II Kota Bandar Lampung menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat umum, Rabu, 22 September 2021. Untuk membantu percepatan vaksinasi, Golkar Lampung mentargetkan 46.000 dosis vaksin.

Ketua DPD I Golkar Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, total 1.000 dosis tahap satu disuntikan ke masyarakat pada agenda tersebut.

"Mudah-mudahan seluruh masyarakat Lampung segera divaksin, dan komitmen golkar bersama pemerintah, membantu percepatan vaksinasi," ujar Arinal yang juga Gubernur Lampung.

Sementara Sekjen DPP Golkar Letjen TNI (Purn) Lodewijk  F. Pauluz menambahkan, DPD I Golkar  Lampung telah mendapatkan total 11.000 dosis yang akan disuntikan ke masyarakat Lampung. Kemudian akan ada tambahan sekitar 35.000 dari program kemitraan dengan pemerintah.

"Sehingga ditargetkan 46.000 dosis vaksin akan disuntikan dari program partai beringin Lampung," ujarnya.

Seluruh dosis yang didapatkan akan segera diberikan ke masyarakat melalui upaya kerja DPD tingkat I dan 15 DPD Tingkat II di Provinsi Lampung. Menurutnya dosis vaksinasi tahap I dan dua yang dibutukan Provinsi Lampung sekitar 14,6 juta, dan baru sekitar 2 jutaan yang telah didistribusikan ke Lampung, atau baru sekitar 16%, dan baru sekitar 1,8 juta dosis yang disuntikan

Target ke depan minimal Provinsi Lampung harus mencapai limit border distribusi vaksin sektiar 25%.

"Kami terus berkomitmen mempercepat kehadiran vaksin, ada program kemitraan DPR RI dan kemenkes, itu yang saya kejar (percepatan vaksin), minimal kita kejar border line," katanya.

DPP Golkar san DPD terus bekerja untuk menargetkan herd Imunity di Lampung, yakni minimal 70% syarat target Vaksinasi. Lodewijk selaku Anggota DPR RI, dari Dapil Lampung terus berkomitmen membangun komunikasi dengan Kementrian Kesehatan, agar Provinsi Lampung mendapatkan stok vaksin yang memadai.

"Kerja kami terus berusaha mendatangkan vaksin," paparnya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar