#olahraga#futsal

Giga FC Sementara di Posisi Lima Liga Pro Futsal

( kata)
Giga FC Sementara di Posisi Lima Liga Pro Futsal
Para pemain Giga FC melakukan pemanasan sebelum pertandingan.Dok. Giga FC

Bandar Lampung (Lampost.co) – Persaingan ketat terjadi di Grup A Liga Pro Futsal Indonesia hingga pekan kedua kompetisi yang berlangsung di GOR Mustika, Blora, Jawa Tengah. Selisih poin antarklub tidak terlalu lebar.

Puncak klasemen dipimpin Halus FC dengan nilai 6 dari dua pertandingan. Mereka unggul selisih gol dari Vamos Mataram yang sama-sama mengemas enam poin.

Selanjutnya ada Blacksteel Manokwari dan Young Rior yang sama-sama menuai empat poin. Sementara wakil Lampung, Giga FC, di urutan kelima dengan nilai 3.

Pada pekan kedua, Halus FC mempermalukan tuan rumah BJl 2000 dengan skor 5-1. Kemenangan juga dipetik Vamos dengan menekuk Futsal 35 Bandung 5-2. Di laga lain, Blacksteel Manokwari menghantam wakil Berau, Jeck Kato 86 dengan skor 6-2.

Hasil kurang bagus harus diterima Giga FC. Setelah menang 7-1 atas Kato Jeck 86, pada laga kedua tim asal Metro itu menyerah 3-6 dari Young Rior dari Luwu Utara, Sulsel.

Sebenarnya tim besutan Wahyudin Kocoy tersebut tampil menekan sejak menit-menit awal laga. Kedua tim sempat saling balas mencetak gol.

Andriyana memborong dua dari tigal gol Giga FC ditambah satu dari Efrinaldi. Sedangkan enam gol Young Rior dibagi rata Ariansyah, Arief Hagi, Sahir, Asep Ariatama, Revi Afrian, dan Fhandy Permana.

Giga FC akan kembali bertanding pada 4 Januari 2020 di GOR Amongrogo Yogyakarta. Lawan yang akan dihadapi adalah Futsal 35 Bandung dan BJL 2000 Jawa Tengah.

Wahyudin Kocoy mengaku tidak terlalu kecewa dengan hasil yang didapat timnya. Sebab, hal itu biasa dalam pertandingan perdana.

“Ya ini kan baru pertandingan awal sehingga banyak tim masih belum enjoy. Kami menang di laga awal, namun kemudian kalah. Dua laga awal masih penjajakan bagi tim karena masih ada sejumlah tim yang pernah saling bertemu. Kompetisi masih panjang,” katanya dalam rilis yang diterima Lampot.co, Selasa, 10 Desember 2019.

Dia menjelaskan tetap akan melakukan evaluasi dari dua pertandingan tersebut. Hal itu untuk memperbaiki apa yang kurang dalam tim sehingga bisa tampil baik di laga-laga berikutnya.

“Evaluasi memang wajib kami lakukan dan itu selalu dilakukan baik saat menang maupun kalah. Itu sangat penting sebagai persiapan menghadapi pertandingan berikutnya,” kata pria asal Jakarta itu.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar