#Humaniora#Literasi#Pendidikan

Gerakan Literasi Sekolah Dukung Pembelajaran Abad 21

( kata)
Gerakan Literasi Sekolah Dukung Pembelajaran Abad 21
Kepala SMKN 6 Bandar Lampung Weliza (kanan) bersama pengawas sekolah Sumarsih saat Workshop Gerakan Literasi Sekolah, Selasa, 10 september 2019, di sekolah setempat. (Foto:Wiji Sukamto)

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Budaya membaca dan menulis (literasi) sangat diperlukan untuk mendukung pencapaian siswa dalam pembelajaran abad 21.

Siswa dengan kemampuan literasi yang baik akan berpikir kritis, memiliki kreativitas, pandai berkomunikasi, dan mampu berkolaborasi.

Kepala SMK Negeri 6 Bandar Lampung Weliza menyampaikan hal itu dalam Workshop Implementasi Gerakan Literasi Sekolah yang diadakan sekolah tersebut, Selasa, 10 September 2019.

Workshop yang dilaksanakan untuk mendukung pengembangan literasi sekolah itu diikuti 15 siswa (taruna) yang merupakan duta literasi sekolah dan guru Bahasa Indonesia.

Weliza mengatakan kegiatan workshop  dilaksanakan karena SMKN 6 Bandar Lampung ditunjuk menjadi pengembangan sekolah rujukan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang salah satu programnya yakni gerakan literasi sekolah.

"Literasi sekolah dapat mendukung siswa memiliki kemampuan yang dibutuhkan dalam industri 4.0, antara lain berpikir kritis dan mempunyai kreativitas. Sekolah berharap taruna yang menjadi duta literasi dapat menularkan keterampilan yang dimiliki kepada taruna lainnya," kata Kepala Sekolah.

Pengawas SMKN 6 Bandar Lampung, Sumarsih, menyampaikan pemerintah mengharapkan gerakan literasi sekolah dapat menjadikan para siswa literat atau melek huruf dengan budaya membaca yang  baik.

"Pembelajaran abad 21 di dalamnya terdapat karakter, kompetensi, dan literasi. Para siswa diharapkan memiliki kemampuan literasi baca tulis, literasi media, literasi teknologi, dan literasi visual," kata Sumarsih.

Kegiatan workshop diisi dengan pemaparan dari pengawas sekolah tentang program Gerakan Literasi Sekolah dan cara menulis berita yang disampaikan Asisten Redaktur Lampung Post Ricky Marly.

Wiji Sukamto*

Berita Terkait

Komentar