covid-19cucitanganprotokolkesehatan

Gerakan #20DetikCuciCorona Arahan Hidup Terhindar Covid-19

( kata)
Gerakan #20DetikCuciCorona Arahan Hidup Terhindar Covid-19
Ilustrasi.Dok


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Gerakan #20DetikCuciCorona muncul sebagai respon atas kepanikan masyarakat di awal pandemi dimana banyak berebut hand sanitizer, cairan disinfektan, hingga menimbun masker. 

Padahal langkah paling dasar dan mudah yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan adalah cuci tangan minimal 20 detik dengan sabun.

Ditambah istilah lockdown, physical distancing, flattening the curve yang beredar menambah kebingungan masyarakat. Akhirnya tercetuslah upaya kampanye sosial ini mencoba melakukan pendekatan komunikasi dengan pesan yang lebih sederhana, mengajak publik untuk pakai sabun dan melibatkan karya-karya musik sebagai bahasa yang universal.

"Gerakan #20DetikCuciCorona dirancang serangkaian aktivitas kampanye sejak April silam. Dengan menggandeng partisipasi sejumlah musisi secara pro bono. Gerakan ini membuat sebuah playlist di beberapa platform digital dan media sosial yang memuat lagu-lagu berdurasi 20 detik untuk temani masyarakat cuci tangan tanpa berhitung," kata salah satu inisiator gerakan, Arya Gumilar.

Gerakan ini pun mendapat respon positif dari berbagai kalangan termasuk para Musisi Tanah Air yang ikut berpartisipasi.

"Playlist 20 Detik Cuci Corona sukses dimanfaatkan masyarakat untuk mengedukasi dan menemani cuci tangan melawan corona dan diperdengarkan di beberapa fasilitas umum yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia," kata dia. 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar