#perikanan

Genjot Produksi Ikan Patin, APCI Revitalisasi Kolam Ikan

( kata)
Genjot Produksi Ikan Patin, APCI Revitalisasi Kolam Ikan
Ketua APCI Provinsi Lampung Aribun Sayunis saat memantau revitalisasi kolam ikan di Deea Palaajaya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Kamis 9 September 2021. Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Dalam rangka menggenjot produksi ikan patin, Asosiasi Catfish Indonesia (APCI) Provinsi Lampung mulai merevitalisasi kolam ikan yang tidak produktif. Revitalisasi ini untuk persiapan ekspor ikan patin ke Arab Saudi untuk kebutuhan jemaah haji.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebuah alat berat excavator milik Koperasi Mina Kelompok Koperasi Mina Palas Sejahtera di Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, gencar merevitalisasi puluhan kolam ikan di Desa Palasjaya, Kecamatan Palas.

Ketua APCI Provinsi Lampung, Aribun Sayunis mengatakan pihaknya tengah merevitalisasi puluhan kolam ikan yang tidak produktif untuk dijadikan kolam yang mampu menghasilkan produksi ikan patin yang sesuai ketentuan eksportir.

"Jadi, kolam yang bakal di revitalisasi ada ratusan kolam. Khusus di Kecamatan Palas ada 20 kolam dan Kecamatan Sragi 60 kolam. Kemudian, di Kabupaten Lampung Timur ada sekitar 200 hektare yang di revitalisasi," kata dia.

Aribun mengatakan revitalisasi ini dalam rangka persiapan ekspor ikan patin ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji pada 2022 mendatang.

"Rencananya tahun depan kami akan ekspor ikan patin lagi. Sedangkan, ikan patin yang akan di ekspor harus memenuhi syarat, seperti ikan patin warna putih, tidak bau lumpur dan tidak memakai antibiok," kata dia.

Dalam revitalisasi ini, kata Aribun, kolam ikan yang ada akan memakai kontruksi kolam atas full karpet. Sehingga, kotoran apapun yang masuk kedalam kolam tidak mengendap dan mempengaruhi produksi ikan patin.

"Disamping itu, bekas air kolam yang sudah tidak layak lagi nantinya bisa dibuang dan disalurkan ke areal persawahan. Sehingga, air kolamnya tidak terbuang sia-sia dan bisa bermanfaat untuk pengairan tanaman padi," kata dia.

Winarko







Berita Terkait



Komentar