#Partai-Gelora#Dedi-MIzwar#Fahri-Hamzah

Gelora Bantah Rekrut Deddy Mizwar

( kata)
Gelora Bantah Rekrut Deddy Mizwar
Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar. Foto: Medcom.id/Agustinus Shindu Alpito


Jakarta (Lampost.co) -- Wakil Ketua Umum Gelora Fahri Hamzah membantah jika Gelora rekrut Deddy Mizwar. Ia menilai ungkapan itu tidak tepat sebab selama ini Deddy memang guru dari mereka dan banyak memberikan inspirasi dengan karya-karyanya.

"Sebenarnya Demiz itu adalah guru kami selama ini. Jadi kalau ada yang bilang di direkrut, salah. Dia itu guru kami. Kami banyak sekali mendapat inspirasi dari pikiran-pikiran beliau, produk-produk beliau di layar lebar, layar kaca dan lain-lain itu luar biasa buat kami. Karena itu kami banyak belajar, jadi jangan dibalik," kata Fahri di Jakarta Selatan, Minggu, 10 November 2019.

Dijelaskan Fahri bergabungnya Deddy Mizwar ke Gelora tidak sekedar simbolik saja. Deddy tidak ingin keberadaanya di Gelora sebagai pemanis saja. Dia ingin benar-benar bekerja.

"Dia (Deddy Mizwar) pengen kerja kata dia. 'Saya enggak mau sekedar simbolik'," kata Fahri menirukan ucapan Dedi.

Menurut Fahri, Deddy Mizwar adalah tokoh yang memiliki banyak prestasi seperti konten kreator yang handal dan sutradara berpengalaman. Sehingga banyak tempat untuk Deddy di struktural Gelora.

"Dia kan orang sini, konten kreator, sutradara ada banyak tempat buat dia," kata dia.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief sebelumnya mengatakan beralihnya kader Demokrat ke Partai Gelora tak akan membuat partai tersebut beruntung.

Andi menyinggung rekrutmen Gelora terhadap mantan kader Demokrat seperti mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang dinilainya sebagai pembajakan kader.

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar