#anginkencang#gelombangtinggi#cuacaekstrem#beritalampung

Gelombang Tinggi, Nelayan Waymuli Timur Enggan Melaut

( kata)
Gelombang Tinggi, Nelayan Waymuli Timur Enggan Melaut
Sejumlah Kapal nelayan di Desa Waymuli Timur, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, saat disandarkan ditepi pantai desa setempat, Selasa (25/2/2020). Lampost.co/Armansyah

Kalianda (Lampost.co): Sejak empat hari terakhir sejumlah nelayan di Desa Waymuli Timur, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, enggan melaut. Pasalnya, kondisi perairan pesisir Lamsel alami gelombang tinggi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, sejak memasuki musim angin utara, nelayan lebih memilih menyandarkan perahu-perahu mereka dibibir pantai desa setempat dibandingkan melakukan aktivitas melautnya untuk mencari ikan.

Fikri (26) salah satu nelayan di Desa Waymuli Timur mengatakan sejak empat hari terakhir telah memasuki musim angin utara yang mengakibatkan gelombang laut menjadi tinggi. Akibatnya, hasil tangkapan nelayan berkurang.  

"Saat gelombang besar biasanya hasil ikan berkurang karena ikan menjauh dari lokasi rumpon (Rumah ikan). Kami juga khawatir perahu rusak karena hantaman gelombang. Jelas, keselamatan di laut dikhawatirkan dengan kondisi sekarang," kata dia, Selasa, 25 Februari 2020.

Meskipun dipaksakan, kata Fikri, hasil tangkapan nelayan yang nekat mencari ikan dilaut tidak akan maksimal. Bahkan, tidak jarang nelayan saat melaut hanya mendapatkan hasil tangkapan berkisar 10-15 kilo.

"Ya, kalau cuaca bagus hasil tangkapan bisa mencapai ratusan kwintal. Tapi, kalau sekarang ini untung-untung masih dapat sekitar 10-15 kilo," kata dia.

Hal senada diungkapkan, Jumiron (29) nelayan lainnya. Dia mengatakan seraya menunggu musim angin utara berlalu, ia bersama nelayan lainnya memanfaatkan waktu untuk memperbaiki perahu dan membersihkan alat tangkap.

"Sudah empat hari ini mas enggak melaut. Biasanya dua sampai tiga pekan musim angin utara baru berlalu. Biasanya kami memanfaatkan waktu dengan memperbaiki jaring dan perahu selebihnya hanya berkumpul-kumpul bersama keluarga saja," katanya.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar