#CUACA#BMKG

Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Akibatkan Pengikis Jalan Pesisir Longsor

( kata)
Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Akibatkan Pengikis Jalan Pesisir Longsor
Kondisi jalan raya Pesisir Dusun Gunungbotak, Desa Waymuli Induk, Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan yang erosi akibat hantaman gelombang tinggi. Selasa, 8 Desember 2021. Lampost.co/MTVL/Rustam Efendi


Kalianda (Lampost.co) -- Gelombang tinggi disertai angin kencang yang terjadi di sepanjang pesisir Kalianda pada Senin malam, membuat sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. 

Berdasarkan pantauan lampost.co, salah satu dampak gelombng tinggi tersebut berakibat terjadinya abrasi dengan kerusakan pengikis jalan raya Pesisir Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Abrasi terparah berada di Desa Waymuli Timur, Dusun Jalan Gunungbotak, dan Desa Waymuli Induk, Kecamatan Rajabasa.

Yadi (36) warga Desa Waymuli Timur mengatakan, akibat ombak laut tinggi yang disertai angin kencang membuat sejumlah pengikis jalan longsor hingga mengenai badan jalan pesisir.

"Ombak laut semalam besar sampai naik ke jalan, dan membuat tanah penahan jalan longsor. Titik terparah berada di perbatasan desa Kunjir dan Desa Waymuli Timur di Gunungbotak," katanya Selasa, 7 Desember 2021.

Baca juga: Gelombang Tinggi Diprediksi Masih Terjang Lampung hingga 7 Desember

Camat Rajabasa Sabtudin menyatakan erosi menyebabkan pengikis jalan rusak sehingga mengganggu aktivitas pengguna jalan. 

"Gelombang tinggi yang terjadi akhir-akhir ini tidak sampai mengakibatkan kerusakan yang berarti, hanya saja ada tanah penahan jalan yang erosi," ujarnya.

Sabtudin mengimbau pengguna jalan Pesisir Rajabasa berhati-hati saat melintas di jalan yang berada di bibir pantai. 

"Saya harap warga lebih berhati-hati terlebih saat melintas jalan pada malam hari. Selain itu, saat musim hujan dan angin kencang seperti ini warga tetap waspada," ujarnya. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar