#natal#nataru#tahunbaru#wisata

Geliat Wisata di Lampung Diprediksi Lesu saat Libur Akhir Tahun

( kata)
Geliat Wisata di Lampung Diprediksi Lesu saat Libur Akhir Tahun
Salah satu destinasi wisata di Pesisir Lampung terpantau sepi pengunjung. Lampost/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Geliat pariwisata selama Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) di beberapa destinasi diperkirakan sepi kunjungan. Hal tersebut dikarenakan adanya pembatasan mobilitas warga untuk mengantisipasi penularan covid-19.

Apalagi saat Nataru pemerintah akan menerapkan PPKM Level 3 secara serentak. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga sudah mengeluarkan aturan PPKM 3 mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 tentang untuk pengaturan tempat wisata. Kemudian membatasi jumlah wisatawan sampai 50% dari kapasitas total.

"Adanya pembatasan mobilitas masyarakat pasti akan berdampak kepada usaha perhotelan, restoran dan pariwisata. Omset pasti turun," kata Sekretaris Persatuan Hotal dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Lampung, Friandi Indrawan, kepada Lampost, Selasa, 30 November 2021.

Ia mengatakan mengenai dampak bisnis wisata, penginapan, kuliner dan sebagainya di akhir tahun ia berharap bisa tertutupi dengan okupulasi harian dan weekend pada bulan biasanya. Apalagi hotel dan restoran mempunyai marketnya masing-masing, ada yang setiap hari ramai dan ada setiap weekend ramai.

"Kami sudah terbiasa menghadapi Nataru ditengah pandemi, kunjungan wisatawan lokal sebanyak 50% saja sudah alhamdulillah. Mudah-mudahan keuntungan harian dan mingguan ini bisa mencukupi," katanya.

Manager Marketing Taman Wisata Lembah Hijau, Yudi Indra Irawan mengatakan bahwa pihaknya siap mengikuti semua aturan protokol kesehatan pencegahan covid-19. Pihaknya juga sudah mempunyai Sertivikat CHSE dan sudah menggunakan Aplikasi Peduli Lindungi.

"Kalau kondisi nanti dengan penyekatan dan pembatasan kunjungan pasti presentase pengunjung menurun jauh," katanya

Ia menambahkan, saat ini tanpa pembatasan jumlah pengunjung normal masih dibawah jumlah kunjungan sebelum covid-19. Sebelum pandemi covid-19, kunjungan bisa mencapai 10 ribuan orang lebih. Ia juga mengatakan apabila diperkirakan terjadi lonjakan rasanya tidak mungkin menyamai seperti sebelum covid-19 mengingat pembatasan ada dimana-mana.

 "Taman satwa kita buka setiap hari dengan tiket Rp50 ribu/orang, sementara waterboom Rp25 ribu/orang buka Sabtu-Minggu. Apabila ingin masuk taman satwa dan waterboom Rp55 ribu/orang," katanya.

Winarko







Berita Terkait



Komentar