#ppkm#ppkmmikro#ppkmdarurat

Geliat Pasar di Bandar Lampung Usai PPKM Darurat Diperpanjang

( kata)
Geliat Pasar di Bandar Lampung Usai PPKM Darurat Diperpanjang
Kondisi Pasar Pasir Gintung Kota Bandar Lampung, Rabu, 21 Juli 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sampai 25 Juli 2021. Meski begitu, kegiatan masyarakat di beberapa pasar tradisional di Bandar Lampung terpantau tetap bergeliat dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Di Pasar Tengah, Bambu Kuning, dan Pasir Gintung, tampak beberapa ruko dan kios tutup. Namun, ada juga toko esensial yang tetap buka. Terlihat pula lapak-lapak pedagang kebutuhan pokok di Pasar Pasir Gintung tetap melayani para pembeli.

"Ada yang buka, ada juga yang tutup. Yang buka ini rata-rata menjual kebutuhan sehari-hari saja seperti sembako. Meskipun buka, yang belanja tetap sepi," kata salah satu pedagang sayur di Pasar Pasir Gintung, Syawaludin, Rabu, 21 Juli 2021.

Baca: Istilah PPKM Darurat Diubah Jadi PPKM Level 4

 

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021, Kota Bandar Lampung ditetapkan dengan kreteria level 4 sesuai dengan situasi pandemi berdasarkan assesmen alias penerapan paling ketat. Sementara untuk Kota Metro ditetapkan dengan kriteria level 3 atau tahap transisi untuk proses relaksasi dengan pengetatan dilakukan bertahap.

Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 50%.

Sobih AW Adnan







Berita Terkait



Komentar