#kpk#rektorunila#suap#korupsi

Geledah Delapan Jam, KPK Bawa Uang Miliaran dari Rumah Karomani

( kata)
Geledah Delapan Jam, KPK Bawa Uang Miliaran dari Rumah Karomani
Ketua RT 07, Rajabasa Jaya, Bandar Lampung, Harsuludin, saat diwawancarai usai penggeledahan di rumah Karomani, Rabu, 24 Agustus 2022. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang miliaran rupiah dari dalam rumah mewah Rektor Universitas Lampung nonaktif Karomani di Jalan Komarudin, Rajabasa Jaya, Bandar Lampung.

Ketua RT 07, Rajabasa Jaya, Bandar Lampung, Harsuludin, mengatakan uang tersebut diperkirakan satu miliar lebih.

"Kalau satu miliar lebih sepertinya, cuma saya tidak tahu berapa angka pastinya,"katanya usai penggeledahan di rumah Karomani, Rabu, 24 Agustus 2022.

Menurutnya, uang tersebut dimasukkan ke dalam tas berwarna hitam dan satu plastik besar. Uang tersebut berupa pecahan Rp50 ribu sampai Rp100 ribu

KPK melakukan penggeledahan selama delapan jam sejak pukul 09.30 WIB sampai pukul 17.30 WIB. Barang bukti yang disita seperti laptop, uang, flashdisk, kuitansi, sertifikat, dan surat-surat penting lainnya.

Baca juga: KPK Geledah Rumah Mewah Karomani

Selain itu, KPK juga keluar membawa tiga koper yang berisi dokumen penting lainnya. Tak hanya itu, penyidik KPK ikut menginterogasi istri Karomani, anaknya serta asisten pribadi (aspri) Karomani.

"Barang-barang tersebut didapat dari kamar beliau (karomani) termaksud uang, serta ruang kerjanya,"ujarnya.

Kemudian, kuasa hukum Karomani, Sukarmin, membenarkan komisi antirasuah tersebut membawa sejumlah uang dari dalam rumah.

"Tapi jumlahnya saya gak tahu, karena masuk juga terlambat," kata Sukarmin.

Ia menekankan kepada keluarga untuk menghargai proses hukum yang sedang dijalani oleh Karomani. 

"Saya menekankan kepada keluarga sabar berdoa jaga kesehatan, proses hukum kami hargai  sesuai prosedur," ujarnya. 

 

Wandi Barboy








Berita Terkait



Komentar