#satgaspangan#operasimakanan#bpom

Gelar Operasi Jajanan Sekolah, Ini Dia Yang Ditemukan Satgas Pangan Bandar Lampung

( kata)
Gelar Operasi Jajanan Sekolah, Ini Dia Yang Ditemukan Satgas Pangan Bandar Lampung
Tim satgas pangan saat lakukan pemeriksaan terhadap jajanan dikantin sekolah, selasa (30/7/2019). Lampost.co/Deta Citrawan

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Satuan petugas gabungan pangan Bandar Lampung yang terdiri dari Dinas Pangan, BBPOM, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Dinas perdagangan melakukan pemeriksaan jajanan ringan di kantin sekolah dasar di SDN 1, 2, 4 , dan 5 Talang.

"Sidak ini kita lakukan dalam rangka mengecek semua jajanan dan pembinaan kepada kantin sekolah agar mereka menyediakan makanan-makanan yang layak untuk anak-anak SD," kata Ketua Tim Satgas Kadek Sumartha, usai laksanakan sidak, Selasa (30/7/2019).

Kadek mengungkapkan dari semua kantin yang telah dilaksanakan pemeriksaan terhadap jajanannya. Semua diketahui negatif dari bahan berbahaya. 

Meski demikian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bandar Lampung, mencermati masih adanya kantin yang terlihat kumuh terutama tempat jajanan di luar sekolah. "Dari segi bahan berbahaya semua makanan yang dijual aman dari bahan berbahaya, tapi kita minta kebersihan juga harus diperhatikan oleh para pedagang agar tempat jualan tidak terlihat kumuh," tegasnya. 

Kadek juga mengatakan bahwa kegiatan seperti ini tidak akan berhenti sampai di sini tapi akan berkelanjutan." Kita akan periksa semua kantin sekolah dasar yang ada di Kota Bandar Lampung," lanjutnya. 

Ditempat yang sama, Kasi Inspeksi BBPOM Bandar Lampung Hotma Panjaitan mengatakan, dari 25 item makanan yang diambil sampel untuk dicek kelayakannya, semua masih aman dan tidak terdapat bahan pengawet didalam jajanan. "Secara kelayakan semua makanan yang sudah kami cek sangat layak untuk di konsumsi oleh anak-anak," ungkapnya. 

Berdasarkan pantauan di lokasi SDN 1,2 dan 4 satgas gabungan pangan tidak hanya memeriksa makanan di kantin-kantin sekolah, namun mereka juga memberikan edukasi kepada para siswa dan siswi.

Edukasi yang diberikan kepada pelajar SD tersebut seperti cara memilih makanan yang sehat dan layak untuk dikonsumsi, kemudian memberikan pengetahuan terkait tanggal kadaluarsa yang ada di makanan.  "Kami (Tim Satgas) juga memberikan pemahaman kepada anak-anak di sekolah.  Untuk cermat dalam memilih makanan sehat dan layak konsumsi, secara tidak langsung itu dapat menambah pengetahuan bagi mereka," tutupnya. 

Deta Citrawan



Berita Terkait



Komentar