#perjudian#beritatanggamus#koprok

Gelar Judi Koprok di Airnaningan, Dua Pelaku Tertangkap Belasan Lainnya Kabur

( kata)
Gelar Judi Koprok di Airnaningan, Dua Pelaku Tertangkap Belasan Lainnya Kabur
Satu set alat judi koprok serta uang tunai yang dijadikan barang bukti perjudian. Foto: Dok


KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Polsek Pulau Panggung menciduk dua pelaku perjudian koprok dengan inisial MS (33) warga Dusun Cipta Gara Pratin Tugumulya, Kecamatan Kebuntebu, Kabupaten Lampung Barat dan MR (21) warga Pekon Datar Lebuay, Kecamatan Airnaningan, Tanggamus, Kamis, 26 September 2019.

Keduanya ditangkap dalam penggerebekan di Dusun Cita Laksana, Pekon Datar Lebuay, Kecamatan Airnaningan. Petugas juga mengamankan belasan sepeda motor, handphone, alat perjudian, terpal, uang tunai serta sebilah pisau sepanjang 30 cm.

Kini Unit Reskrim Polsek Pulau Panggung dibackup Tekab 308 Polres Tanggamus terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap bandar dan pemain yang melarikan diri.

Kapolsek Pulau Panggung Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora menjelaskan, bahwa kedua pelaku di tangkap ketika dilakukan penggerebekan di TKP pada Selasa, 24 September 2019, pukul 23.00 WIB. "Sebelumnya kami menerima informasi dari masyarakat bahwa sedang berlangsung aksi judi koprok dan meresahkan warga sekitar," ujarnya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto.

Informasi ini diterima pihak kepolisian pada pukul 21.30 WIB, dan segera dilaksanakan penyelidikan ke TKP. Setelah dipastikan benar adanya petugas kemudian bergerak ke lokasi guna menciduk para pelaku. Namun sayangnya belasan terduga pelaku judi menyadari akan kehadiran petugas sehingga melarikan diri masuk ke dalam perkebunan. "Lapak perjudian ini berada di pinggir jalan. Hal ini memudahkan para pelaku untuk kabur, tetapi kita berhasil menangkap 2 orang," kata dia.

Menurut pengakuan kedua pelaku, jika hanya bermain atau pemasang dalam permainan judi tersebut. Selain itu keduanya juga mengetahui tentang identitas yang menjadi bandar judi koprok. "Saat kami mendatangi kediaman bandar Koprok yang berinisial P warga Pulau Panggung, pelaku tidak ada di rumah," ujar Kapolsek.

Karena perbuatannya kedua pelaku dipersangkakan Pasal 303 KUHPidana dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Abu Umarali







Berita Terkait



Komentar