#AdiSunaryo#Corona#Nuansa

Geger Corona

( kata)
Geger Corona
Ilustrasi Pixabay.com

Adi Sunaryo

Wartawan Lampung Post

WABAH novel corona virus (Covid-19) atau virus korona berdampak luas di seluruh penjuru dunia. Wabah virus mematikan apabila pasien tidak tertangani dengan benar ini menjadi momok serius bagi setiap orang.

Rasa cemas dan ketakutan tertular virus yang menyerang sistem pernapasan ini membuat setiap orang mengalami panic buying. Hal itu berakibat mulai dari kelangkaan masker dan penyanitasi tangan (hand sanitizer) akibat semua orang panik ikut membeli bahkan menimbunnya.

Padahal, Dinkes Provinsi Lampung menyatakan masker hanya digunakan bagi si sakit. Sementara bagi yang sehat tak perlu paranoid dengan membeli masker secara berlebihan. Bahkan, kini sudah banyak orang yang mulai menimbun sembako akibat efek panik berlebih.

Tidak hanya itu, efek domino penduduk dunia ingin segera tahu gerak-gerik terkait virus korona membuat semua orang di media sosial juga tak ada jeda memperbincangkan virus corona, mulai dari informasi atau berita-berita seputar virus korona maupun pesan berantai di jejaring sosial daring.

Bukan malah membuat redam panik masyarakat, informasi-informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya itu justru menambah hiruk-pikuk wabah corona menjadi wabah yang menakutkan bagi setiap orang.

Pemerintah Provinsi Lampung bersama pemerintah kabupaten/kota juga telah mengeluarkan surat edaran tanggap darurat terkait pencegahan penyebaran wabah virus corona. Hal ini bisa menjadi hal yang baik agar masyarakat menyikapi virus corona untuk tidak panik tapi tetap waspada. Sebab, kewaspadaan diri merupakan kunci agar kita bisa membawa diri dalam suatu kondisi yang baik.

Membawa diri untuk tetap bersih dan menjaga pola hidup sehat bisa menjadi kunci terhindar dari virus yang ditularkan lewat percikan bersin atau air liur penderita virus corona. Menjaga kebersihan diri bisa dilakukan dengan cara mencuci tangan dengan sabun usai menyentuh benda atau melakukan kegiatan di luar atau tempat umum.

Sementara menjaga pola hidup sehat bisa dilakukan dengan makan dan minum teratur dengan kandungan yang bergizi seimbang. Sebab, dengan tubuh yang sehat, penyakit tidak mudah menyerang. Kemudian, rutinlah mengonsumsi buah dan sayur, olahraga minimal 30 menit sehari, dan rutin cek kesehatan setidaknya 3 bulan sekali.

Kita sebagai rakyat juga harus menaati imbauan yang dikeluarkan pemerintah dengan tidak melakukan kerumunan untuk kegiatan yang tidak penting selama 14 hari. Semua dilakukan agar penyebaran virus corona dapat ditekan seminimal mungkin.

Manusia hanya bisa berusaha dan menimalisasinya dengan ikhtiar dan doa. Semoga kita semua terhindar dari virus tersebut. Semoga dunia dapat segera lepas dari cekaman wabah yang menakutkan itu. Semoga wabah pandemi ini segera berakhir. Amin...

Bambang Pamungkas



Berita Terkait



Komentar