#Infrastruktur#Jalantembus#Lamteng

Gedungaji Buka Akses Jalan ke Kampung Margajaya

( kata)
Gedungaji Buka Akses Jalan ke Kampung Margajaya
Warga bergotongroyong membangun jalan tembus dari Kampung Gedungaji ke Margajaya. (Foto:Lmpost/Wahyu P)


Gunungsugih (Lampost.co)--Keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang bagi Kampung Gedungaji, Kecamatan Selagai Lingga, Lampung Tengah untuk terus maju. Bersama warga, Kepala Kampung setempat membelah belantara membuka jalan tembus menuju kampung sebelah, Kampung Margajaya. 

Puluhan tahun jalan penghubung antara Kampung Gedungaji dan Margajaya dipenuhi kayu dan semak belukar, dengan semangat gotong- royong dan dukungan warganya, Dwi Novian Saputra, selaku Kepala Kampung, memimpin pembukaan badan jalan tembus yang menghubungkan Kampung Gedung Aji dengan Kampung Margajaya. 

"Alhamdulillah pembukaan badan jalan di wilayah dusun 3 sudah dilaksanakan. Ini bisa terlaksana berkat dukungan warga. Kedepan tinggal dirapikan," kata Novi. 

Selain jalan penghubung antar kampung, jalan ini merupakan akses utama di dusun tiga untuk mengeluarkan hasil bumi di Kampung Gedung Aji dan Margajaya. 

"Saya sangat berterima kasih kepada warga. Melihat semangat mereka tidak ternilai rasanya perjuangan dalam membangun kampung kami," jelasnya. 

Menurut Novi, pihaknya selalu menggelar musyawarah dengan warganya sebelum menentukan langkah pembangunan. 
Pembukaan badan jalan ini juga akan menjadi salah satu bahan musyawarah dalam perencanaan pembangunan Kampung Gedungaji. 

"Seluruh kegiatan ya kita musyawarahkan terlebih dahulu, melibatkan warga dan berbagai tokoh di kampung," ujarnya.

Mahmudin, tokoh masyarakat Gedungaji mengaku kegiatan ini besar manfaatnya. 

Ia juga menyadari berbagai masalah di bidang infrastruktur, ternyata dapat diatasi oleh masyarakat bersama para pemimpin di Kampung secara gotong royong.

"Akses jalan adalah kebutuhan yang selama ini selalu ditunggu. Keterbatasan ADD tidak membuat kita berdiam diri. Kalau baik untuk masyarakat umum, kami warga wajib mendukung," imbuhnya. 

Semangat gotong royong menjadi modal utama pembangunan bagi masyarakat kampung, karena adanya keterbukaan dari pemimpinnya yang menimbulkan kepercayaan warga kampung.

"Itu menjadi semangat bekerjasama untuk Gedung Aji ke depan lebih baik," ujarnya.

Sri Agustina







Berita Terkait



Komentar