#Pemilu2019#Gedung#Gakkumdu#Bawaslu#KPU

Gedung Gakkumdu Ditarik Kembali Pemprov Lampung

( kata)
Gedung Gakkumdu Ditarik Kembali Pemprov Lampung
Surat yang ditujukan kepada Ketua Bawaslu Lampung dari Sekprov Lampung nomor: 0321/189/07/X/2018 terkait pinjam pakai gedung Gakkumdu tertanggal 31 Oktober 2018. (Lampost.co/Triyadi isworo)


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi Lampung menarik kembali Gedung Sentral Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Jalan Jendral Sudirman, Nomor 45 A Bandar Lampung. Kantor tersebut biasanya digunakan untuk menggelar sidang sengketa terkait kepemiluan.

Hal tersebut sesuai dengan surat yang ditujukan kepada Ketua Bawaslu Provinsi Lampung dari Sekretaris Daerah nomor: 0321/189/07/X/2018 terkait pinjam pakai tertanggal 31 Oktober 2018 yang ditandatangani oleh Pj Sekretaris Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis.

Kemudian juga sesuai dengan Keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/639/B.07/HK/2017 tentang pinjam pakai tanah dan bangunan milik Pemprov Lampung. Dalam surat tersebut disebutkan, Pemprov membutuhkan kembali tanah dan bangunan tersebut untuk menunjang tugas pokok dan fungsi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dalam waktu 30 hari setelah surat tersebut dikeluarkan, Bawaslu Lampung harus menyerahkan bangunan tersebut.

Menanggapi hal tersebut Ketua Bawaslu provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan pihaknya menyayangkan adanya surat tersebut apalagi saat ini proses kepemiluan dan beberapa sidang terkait pelanggaran pemilu sedang berlangsung.

"Ya kami menyayangkan tindakan pemprov yang menarik kembali. Kami berharap setelah pemilu baru ditarik kembali," kata dia seusai menggelar sidang administrasi pemilu di Kantor Sentral Gakkumdu, Rabu (21/11/2018).

 

 

Triyadi Isworo







Berita Terkait



Komentar