#tarifojek#gaspool#beritalampung

Gaspool Nilai Penaikan Tarif Ojek Daring Tak Perlu

( kata)
Gaspool Nilai Penaikan Tarif Ojek Daring Tak Perlu
Foto: Dok

Bandar Lampung (Lampost.co): Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung (Gaspool) menilai penaikan tarif ojek daring yang akan diberlakukan Kementerian Perhubungan tak perlu bagi wilayah Lampung.

Ketua Gaspool Miftahul Huda menilai penaikan tarif ojek daring di wilayah Lampung sudah tidak perlu lagi untuk dinaikkan tarifnya. "Kalau dilihat dari pelanggan yang order, nampaknya mereka sudah cukup mengeluh dengan tarif yang sekarang. Tapi kembali lagi ke kebijakan pemerintah, kami akan terus mendukung jika memang merupakan kebijakan yang adil untuk semua," ujar dia, Senin, 20 Januari 2020.

Menurutnya jika memang tarif ojek daring menyesuaikan dengan beberapa faktor seperti UMR per daerah hal itu perlu pengkajian.

"Kalau untuk tuntutan, kami yang khusus dari ojol Lampung memang baru untuk perataan tarif dari semua aplikasi yang ada di Lampung ini. Jadi jangan ada yang paling murah atau sebagainya," ujarnya.

Asep, 30, salah satu pengemudi ojek menyatakan tidak setuju dengan adanya kenaikan tarif ojek online di Lampung.

"Kalau bisa tidak naik lagi, karena sekarang kalau saya onbid banyak pelanggan yang mengeluh, mahal katanya," ujar dia.

Sementara itu, Atila, 22, salah seorang pelanggan ojek online, mengatakan bahwa kurang setuju dengan kebijakan kenaikan tarif ojek online.

"Tidak setuju. Karena saya pengguna aktif yang setiap hari menggunakan ojek online, terasa besar sekali pengeluaran saya nanti," ujar dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar