#garnitanasdem#peranperempuan

Garnita NasDem-Wagub Dorong Perempuan Jadi Agen Pembangunan

( kata)
Garnita NasDem-Wagub Dorong Perempuan Jadi Agen Pembangunan
DPW Garnita Malahayati NasDem Lampung melakukan audensi dengan Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim di Ruang Kerjanya Kantor Gubernur Lampung, Senin, 20 Juli 2020. Dok NasDem 

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Wanita (Garnita) Malahayati Partai NasDem Lampung mengajak Pemerintah Provinsi Lampung konsen terhadap perempuan dan anak. Apalagi keterlibatan perempuan terus didorong untuk menjadi agen pembangunan di Bumi Ruwai Jurai.

Hal tersebut yang disampaikan ketika jajaran pengurus DPW Garnita Malahayati NasDem Lampung melakukan audensi dengan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim di ruang kerjanya Kantor Gubernur Lampung, Senin, 20 Juli 2020. Apalagi di bawah kepemimpinan Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim memiliki tagline Rakyat Lampung Berjaya yang salah satu misinya mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan kaum difabel.

Sekretaris DPW Garnita Malahayati NasDem Lampung, Vony Reyneta Doloksaribu mengatakan keberadaan perempuan sebagai agen pembangunan adalah konsep berpikir yang sejatinya perlu dihayati untuk semua pemangku kebijakan dalam pemerintahan, baik di level nasional maupun regional. Hal ini diperkuat dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang telah diadopsi negara sebagai arah pembangunan nasional.

"Pembangunan berkelanjutan memiliki tiga tujuan, yakni berkelanjutan ekologis, berkelanjutan ekonomi, dan berkelanjutan sosial. Target yang hendak dituangkan dalam suistanable development (SDG's)," kata Vony yang juga Wakil Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPW NasDem Lampung.

Program SDG's diberlakukan hingga 2030 memiliki 17 tujuan yang harus dicapai mengenai poin kesetaraan gender yang memiliki target, yakni tidak adanya segala bentuk diskriminasi perempuan. Melihat posisi strategis tersebut, Garnita Malahayati NasDem Lampung sebagai sayap perempuan Partai NasDem merasa perlu untuk berkontribusi aktif sebagai mitra kerja Pemprov Lampung.

Hal penting yang menjadi penekanan adalah pertama mengenai isu politik anggaran berbasis adil dan setara gender sehingga akhirnya program pembangunan dapat dirasakan osemua kelompok masyarakat secara khusus marginal, yakni perempuan, anak, dan disabilitas.

"Kemudian mengenai peningkatan kualitas SDM, politisi perempuan dalam kerja-kerja politik dan strategi calon pemimpin perempuan dalam konteks pilkada beberapa kabupaten di Lampung," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim sangat setuju dalam men-support perempuan berperan aktif dalam pembangunan. Dia mengatakan untuk anggaran berbasis adil dan setara gender juga dioptimalkan. Namun perubahan menuju ke sana bukan hal mudah dan gampang, perlu kerja sama yang kuat dari semua pihak baik dari pemerintah maupun mitra yang terus mengingatkan pemerintah.

"Program SDM penguatan anggota legislatif perempuan dan calon pemimpin perempuan juga menjadi pekerjaan rumah yang penting bagi Lampung. Karena posisi wagub perempuan menjadi salah satu indikator bagi Lampung untuk terus meningkatkan kualitas calon pemimpin perempuan ke depannya," kata Nunik yang juga sebagai ketua DPW PKB Lampung itu.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar