#rapidtest#konserrhomairama

Gara-gara Rhoma Irama, Warga Pamijahan Wajib Tes Covid-19

( kata)
Gara-gara Rhoma Irama, Warga Pamijahan Wajib Tes Covid-19
Ilustrasi.Medcom.id.

Bogor (Lampost.co) -- Konser Raja Dangdut Rhoma Irama dan sejumlah artis di acara khitanan di Pamijahan, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 28 Juni 2020, berbuntut tes cepat virus korona. Warga di sekitar Kampung Salak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, dan yang datang acara khitanan tersebut segera dites cepat.

"Nanti itu akan kami laksanakan kerja sama dengan kepolisian untuk minta bantuan juga. Masa inkubasinya 5 sampai 14 hari. Kami persiapkan rapid test," ujar Bupati Bogor Ade Yasin, di Pendopo Cibinong, Bogor, Senin, 29 Juni 2020.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP, Roland Ronaldy, mengaku telah membicarakan dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Ade Yasin, dan Dandim 0621, Letkol Infanteri Sukur Hermanto perihal rapid test warga sekitar Kampung Salak. Pihaknya akan melakukan pendataan lebih dulu.

"Tidak ada hak mereka untuk menolak (rapid test)," ujarnya.

Berita terkait: Polisi Proses Pelanggaran PSBB Rhoma Irama

Sementara itu, Rhoma Irama memberikan klarifikasi soal penampilannya di Desa Cibunian, Pamijahan, Kabupaten Bogor. Ia mengungkapkan kedatangannya hanya sebatas tamu undangan.

"Saya pun kondangan jadi sampai di sana saya lihat orang banyak dan beberapa artis ibu kota tampil, ada musiknya. Nah setelah itu didaulat dari tuan rumah dan masyarakat untuk tampil. Istilahnya menyumbangkan lagu atau tausiah," kata Rhoma.

Medcom



Berita Terkait



Komentar