#sidakpupuk#beritapringsewu#pupukbersubsidi

Gapoktan di Pringsewu dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

( kata)
Gapoktan di Pringsewu dapat Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi
Ilustrasi pupuk. Foto: MI

Pringsewu (Lampost.co): Sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Pringsewu akan mendapatkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi. Hal itu tindak lanjut dari inspeksi mendadak ke gudang Pusri dan distributor yang dilakukan Komisi II DPRD Pringsewu kemarin (Senin, 13 Januari 2020).

Sebelumnya Warsito, anggota Kelompok Tani Sumbertani 8, Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa mengeluh karena kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

"Kemarin sore dapat telepon dari PPL menjanjikan akan menambah alokasi pupuk yang sebelumnya hanya 3 ton urea untuk lahan 30 ha. Terima kasih untuk DPRD, kita ditambah 4,5 ton Urea, 7,5 ton NPK dan 1,7 ton  ZA," ujar Warsito kepada Lampost.co, Selasa, 14 Januari 2020.

Kemudahan mendapatkan pupuk bersubsidi juga diakui Sodik petani Bulukrejo, yang mengharap sawah di dekat kantor Pemkab Pringsewu miliknya mendapat alokasi pupuk yang cukup.

"Pupuk subsidi tahun ini alhamdulillah mudah didapat, sehingga bisa langsung mupuk tanaman padi. Biasanya pupuk telat, sehingga harus mencari ke wilayah lain," katanya.

Sementara itu, Plt. Kadis Pertanian Karyanto mengatakan berdasarkan data lahan pertanian di Pringsewu tidak mungkin kekurangan pupuk. Apalagi alokasi pupuk tahun 2020 naik cukup signifikan.

Dia mencontohkan data kebutuhan pupuk Urea tahun 2020 sebanyak 10.500 ton, NPK 8.650 ton, ZA 2000 ton, pupuk organik (PO) 2.300 ton, dan SP36 3000 ton. Dibandingkan di 2019 kebutuhan pupuk Urea 8.650 ton, NPK 5.108 ton, ZA 300 ton, PO 600 ton, dan SP36 1.700 ton.

"Jika berdasarkan prosentase berarti Urea naik 21 persen, NPK 69 persen, ZA 566 persen, PO 283 persen dan SP36 naik 76,47 persen. Jadi seharusnya tidak ada kekurangan," katanya.

Dia mengatakan pupuk subsidi di Pringsewu disalurkan melalui dua distributor yaitu CV Makmur Perkasa dengan alokasi sekitar 5.000 ton dan CV Enggal 5.000 ton lebih.

CV Makmur Perkasa melayani Kecamatan Pringsewu, Ambarawa, Pardasuka, dan Pagelaran. Sedangkan CV Enggal melayani Kecamatan Gadingrejo, Sukoharjo, Banyumas, dan Adiluwih.

"Di Pringsewu, terdapat 76 kios/pengecer. Setiap kios stok pupuk berbeda-beda disesuaikan dengan besaran RDKK. Kami berharap apabila petani memiliki keluhan bisa langsung saja konfirmasi ke call center 082185898686, sehingga bisa cepat mendapatkan solusi," kata dia.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Pringsewu Maulana M. Lahudin mengatakan akan memanggil pengelola pupuk berdiskusi untuk hearing minggu depan. "Tentu saja hasil sidak harus ditindaklanjuti, dimana persoalannya. Maka perlu menghadirkan distributor, pengecer, PPL dan kelompok tani," kata dia.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar