#sengketapilkada#beritalampung#pilkada

Gakkumdu Nilai Kasus Ketua RT Kupangkota Menghalangi Kampanye Tak Melanggar

( kata)
Gakkumdu Nilai Kasus Ketua RT Kupangkota Menghalangi Kampanye Tak Melanggar
Rakor bersama Gakkumdu Bandar Lampung. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co): Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) memutuskan dugaan pelanggaran menghalangi kampanye pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Bandar Lampung Rycko-Johan oleh aparat RT Kupangkota, Kota Bandar Lampung, dinyatakan tidak memenuhi unsur pelanggaran.

Anggota Bawaslu Bandar Lampung Yanhu Wiguno Sanyoto menegaskan saat rakor bersama Gakkumdu dengan kesimpulan tidak dapat meneruskan laporan tersebut dan dihentikan karena tidak memenuhi unsur pelanggaran.

"Berdasarkan pembahasan kedua, maka sentra Gakkumdu Kota Bandar Lampung memutuskan dugaan pelanggaran pemilu sebagaimana disangkaan Pasal 187 Ayat 4 dinyatakan tidak memenuhi unsur sehingga dihentikan," ujarnya, Senin, 12 Oktober 2020.

Baca juga: Tim Pemenangan Rycko-Johan Laporkan Gangguan Saat Kampanye ke Bawaslu

Bawaslu Kota Bandar Lampung tidak dapat meneruskan laporan yang dilayangkan oleh ketua tim pemenangan nomor urut satu Rycko-Jos yakni Yuhadi pada Senin, 5 Oktober 2020.

Awalnya, laporan yang dilayangkan oleh Yuhadi perkara dugaan menghalangi saat timnya berkampanye di Jalan Wolter Monginsidi, Kupangkota pada Minggu, 4 Oktober 2020. Yakni gangguan dari oknum ketua Rukun Tetangga (RT) saat sedang berkampanye di Jalan WR Monginsidi, RT 002, LK II Kupangkota, Bandar Lampung. 

Dalam rakor tersebut dihadiri unsur kepolisian, kejaksaan, dan anggota Bawaslu Kota Bandar Lampung di sekretariat Way Besai Pahoman.

Adi Sunaryo







Berita Terkait



Komentar