#waykanan#korupsi

Gaji Dirasa Kecil, Kepala Kampung Korupsi Dana Desa Rp 475 Juta

( kata)
Gaji Dirasa Kecil, Kepala Kampung Korupsi Dana Desa Rp 475 Juta
Kejaksaan Negeri Kabupaten Way Kanan menahan Kepala Kampung Negeri Mulya, Kecamatan Gunung Labuhan, Paidi yang diduga korupsi dana desa. Lampost.co/ Candra Putra


Way Kanan (Lampost.co)-- Kejaksaan Negeri Kabupaten Way Kanan menahan Kepala Kampung Negeri Mulya, Kecamatan Gunung Labuhan, Paidi yang diduga korupsi dana desa sejumlah Rp475 juta.

Kepala Kejaksaan Soesilo, melalui Kasi Intelijen Pujiarto, membenarkan telah menahan Kepala Kampung Negeri Mulya, Kecamatan Gunung Labuhan, Paidi yang diduga korupsi dana desa.

Penahanan Paidi tersebut berdasarkan Surat Perintah Penahanan Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan Nomor : PRINT-82/L.8.17/Fd.1/07/2022, tanggal 21 Juli 2022.

Tim Penyidik melakukan penahanan terhadap Tersangka sejak tanggal 21 Juli-9 Agustus 2022, di Lembaga Permasyarakatan Kelas II Way Kanan dengan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan Covid-19.

Baca Juga : Gaji Dirasa Kecil, Kepala Desa Purwodadi Pringsewu Korupsi Rp200 Juta APBDes

Penahanan tersangka Paidi bertepatan dengan rangkaian kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 62.  Diketahui sebelumnya, Tim Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang diduga keras melakukan tindak pidana korupsi kegiatan BLT-DD Kampung Negeri Mulya tahun 2020.

"Kerugian negara yang disebabkan Paidi sebanyak Rp475.056.755. Saat ini Paidi sudah berada di dalam Lapas Kelas II B Way Kanan untuk ditahan agar tidak melakukan penghilang barang bukti dan lainnya sebagainya," kata Pujiarto, di kantor Kejaksaan Negeri, Jumat 22 Juli 2022. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pihaknya mendapatkan bukti yang cukup bahwa tersangka Paidi diduga melakukan tindak pidana korupsi. “Sehingga untuk mempermudah proses persidangan maka pelaku ditahan sementara,” jelasnya. 

“Penahanan terhadap tersangka Paidi dilakukan agar tersangka tidak melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana yang telah dilakukan,” tambahnya.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar