#GajahLiar#SeranganGajahLiar#LampungBarat

Gajah Liar Rusak Gubuk dan Rumah Warga

( kata)
Gajah Liar Rusak Gubuk dan Rumah Warga
Kawanan gajah liar di Lampung Barat mulai menterang gubuk dan rumah warga. (Foto: Dok Istimewa)

LIWA (Lampost.co) – Sebanyak 12 ekor kawanan gajah liar, Jumat malam, 4 Oktober 2019 merusak sejumlah gubuk dan rumah milik warga di areal perkebunan di Talanglima, Pekon Bandingagung, Kecamatan Suoh, Lampung Barat.

Camat Suoh Novi Andry, mengatakan gubuk dan rumah warga yang dirusak kawanan gajah, lokasinya masih jauh dari pemukiman penduduk. "Rumah itu lokasinya di talang/kebun-kebun yang kondisinya sudah kosong," kata Novi.

Ia menambahkan, gubuk dan rumah itu sudah kosong karena pemiliknya sudah mengungsi dan ada juga rumah yang memang kosong karena pemiliknya pulang ke rumahnya di pekon. Rumah itu dihuni ketika sedang terjadi musim. Soal siapa pemilik sejumlah gubuk itu, Novi mengaku, lupa.

Untuk mengantisipasi agar gajah-gajah itu tidak memasuki pemukiman penduduk, kata dia, warga dan petugas melakukan ronda di sejumlah titik dengan membuat api unggun dan membunyikan suara-suara petasan yang telah disiapkan petugas.

"Ronda itu dilakukan ratusan warga bersama masyarakat secara berkelompok dan tersebar disepanjang perbatasan lahan dengan pemukiman untuk menjaga jangan sampai gajah itu menyeberang ke jalan menuju pemukiman," kata dia.

Radius gajah dengan pemukiman masih sekitar 1km lebih. Gubuk dan rumah warga yang dirusak itu lokasinya memang masih dalam areal perkebunan.

Ia menjelaskan, ronda itu dilaksanakan ratusan warga dari tiga pemangku bersama petugas Bhabinkamtibmas, Babinsa dan petugas terkait lainya.

Selain merusak gubuk dan rumah warga di talang itu, gajah juga memakan tanaman. Warga berharap gajah-gajah itu bisa kembali ke kawasan.

Sementara itu peratin Roworejo dan Bandingagung saat dihubungi melalui selulernya sedang tidak aktif.

Eliyah



Berita Terkait



Komentar