#pemerkosaan

Gadis di Bawah Umur Dirudapaksa Usai Dicekoki Tuak

( kata)
Gadis di Bawah Umur Dirudapaksa Usai Dicekoki Tuak
Ilustrasi. Dok/Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Nasib malang harus dialami ED (17), warga Bandar Lampung, yang menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan dua pemuda pengangguran. Sebelum dirudapaksa, korban dicekoki dulu minuman keras jenis tuak hingga mabuk.

Kedua orang, yakni AR (22), dan DS (20), yang semuanya warga Kecamatan Panjang. Kejadian berlangsung pada Rabu, 29 Januari 2020, di kediaman tersangka DS, Kelurahan Karangjaya.

"Jadi dua hari setelah kejadian orang tua korban melaporkan ke kami. Lalu kami selidik dan pelaku diamankan dua hari di kediamannya masing-masing," ujar Dirreskrimum Polda Lampung Kombes M Barly, Selasa, 11 Februari 2020.

Barly memaparkan kejadian bermula saat AR mengajak korban main ke rumah DS. Kemudian di lokasi, korban dicekoki minuman keras jenis tuak sehingga membuatnya mabuk. Saat itulah korban dirudapaksa kedua pelaku secara bergantian.

"Pelaku mencekoki korban dengan minuman keras jenis tuak. Saat korban sudah mabuk, keduanya melakukan perbuatan bejatnya," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebenarnya korban sudah beberapa kali berhubungan badan dengan AR. "Ini kan korban anak di bawah umur, jadi apa pun alasannya tetap pidana," katanya.

AR mengaku kalau korban merupakan pacarnya dan mengajaknya bermain ke rumah pelaku DS. Di situlah dia berinisiatif mencekoki korban agar temannya bisa berbuat tak senonoh.

"Iya, Bang, saya yang jemput, dia memang (pacaran) sama saya. Benar sudah beberapa kali (berhubungan badan)," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar