#gadaiemas#ekonomi

Gadai Emas Pilihan Masyarakat di Tren Penurunan Harga

( kata)
Gadai Emas Pilihan Masyarakat di Tren Penurunan Harga
Gadai Emas Pilihan Masyarakat di Tren Penurunan Harga. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perdagangan emas di 2021 ini cenderung mengalami pelemahan. Hal itu terlihat dari nilainya pada 2020 yang dapat menembus Rp1 juta, sedangkan saat ini menjadi dikisaran Rp900 ribu. Atas kondisi itu, gadai emas kini menjadi pilihan favorit masyarakat.

Pada harga terbarunya, satu gram emas 24 karat dijual senilai Rp938 ribu per gram atau naik Rp8.000. 

"Dibandingkan 2020 emas masuk diangka Rp1 juta, tetapi saat ini yang menjual kembali emas tak begitu banyak. Namun penurunan juga terjadi sejak awal Januari 2021," kata pedagang emas di Pasar Tengah Tanjungkarang, Budi Lee, Selasa, 23 Februari 2021.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Pegadaian Tanjung Karang, Tyas Ari Hidayat, mengatakan secara keseluruhan sejak awal 2021 ada penurunan harga emas hingga Rp20 ribu atau 2 hingga 3 persen dibanding 2020. 

"Namun yang menggadai masih cenderung stabil, mungkin nasabah tak berpengaruh meski ditengah pandemi," kata dia.

Sebab, masyarakat beranggapan akan merugi jika menjual emasnya. Sehingga, warga pun lebih memilih untuk menggadai. "Kalau digadai bisa kembali lagi dengan cara menyicil. Kalau sekarang jual emas akan rugi," kata dia. 

Menurutnya, gadai emas saat ini mengalami kenaikan hingga 3% selama Januari-Februari. "Ada peningkatan yang cukup signifikan untuk masyarakat Bandar Lampung yang menggadai," kata dia.

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar