#suap#korupsi#madura#fuadamin

Fuad Amin Tutup Usia

( kata)
Fuad Amin Tutup Usia
Fuad Amin mengenakan rompi tahanan KPK.MI/ Rommy Pujianto

Surabaya (Lampost.co): Fuad Amin Imron tutup usia. Mantan Bupati Bangkalan yang berstatus tahanan Lapas Kelas 1 Surabaya, Porong, Sidoarjo, itu meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo, Surabaya, Senin, 16 September 2019.

Fuad Amin meninggal akibat berbagai penyakit. "Iya benar, baru saja saya menerima telepon dari Pak Toni Naingolan (Kalapas kelas 1 Surabaya di Porong)," kata Kadiv Permasyarakatan Kemenkumham Jatim, Pargiyono.

Pargiyo mengatakan, Faud Amin selama ini diketahui menderita penyakit jantung dan komplikasi. Sebelum dikirim ke RSUD Dr Soetomo, Fuad Amin sempat dirawat di RSUD Sidoarjo.

Humas RSUD Dr Soetomo Pesta Parulian membenarkan kabar kematian Fuad Amin. Pesta mengatakan, Fuad Amin masuk RSUD Soetomo sejak pekan kemarin.

"Meninggal tadi jam 16.00 WIB. Tapi saya belum tahu pasti penyakit apa yang dideritanya," kata Pesta.

Fuad Amin adalah Bupati Bangkalan dua periode 2003-2012. Fuad juga pernah menjabat Ketua DPRD Bangkalan pada periode 2014-2019. Dalam perjalanan karirnya Fuad kedapatan menerima suap. Fuad Amin kemudian divonis pidana kurungan 8 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan pada 2015.

Fuad Amin terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap terkait perjanjian konsorsium dan kerjasama antara PT Media Karya Sentosa (PT MKS) dan PD Sumber Daya serta memberikan dukungan untuk PT MKS kepada Codeco Energy Co. Limited terkait permintaan penyaluran gas alam ke Gili Timur. Perjanjian itu membuat PT MKS mendapat pasokan gas dari PT Pertamina EP.

Vonis Fuad Amin lebih ringan dari tuntutan jaksa: 15 tahun penjara dan denda Rp3 miliar subsider 6 bulan. Hakim tak sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum terkait penghitungan nilai tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Fuad. Lantaran itu, Fuad divonis lebih ringan.

medcom.id

Berita Terkait

Komentar