#kebunrayaliwa#beritalambar#retribusi#pandanganfraksi

Fraksi PKS Bersatu Nilai Kawasan KRL Belum Layak Ditarik Retribusi

( kata)
Fraksi PKS Bersatu Nilai Kawasan KRL Belum Layak Ditarik Retribusi
Penyampaian pemandangan umum fraksi atas 4 Rancangan Perda. Lampost.co/Eliyah


LIWA (Lampost.co) -- Fraksi PKS Bersatu melalui juru bicaranya Rovie Komsen menyampaikan bahwa belum diberlakukannya pengenaan tarif kepada pengunjung yang masuk ke kawasan wisata Kebun Raya Liwa (KRL) khususnya bagi warga Lampung Barat.

Hal itu disampaikanya dalam pemandangan umum fraksinya untuk menanggapi penyampaian 4 rancangan Perda tentang Retribusi Umum dan Retribusi Jasa Usaha pada rapat paripurna DPRD Lampung Barat, Rabu, 16 Oktober 2019.

"Alasan belum diperlukannya untuk mengenakan tarif kepada pengunjung KRL bagi warga asal Lambar adalah dilihat dari jumlah pendapatan masyarakat yaitu masih banyak yang ekonominya belum mampu," kata dia.

Apabila mau memberlakukan penarikan retribusi maka untuk sementara dapat diberlakukan kepada pengunjung yang berasal dari luar daerah Lambar. Kemudian jika retribusi mulai diberlakukan kepada pengunjung yang masih warga Lambar, maka akan menyebabkan sebagian besar warga Lambar tidak dapat menikmati fasilitas di kawasan KRL. Hal ini tentu tidak akan sejalan dengan fungsi pembangunan KRL yang semula untuk wisata flora dan rekreasi ilmiah guna mendidik masyarakat.

Karena itu, kata Rovie, fraksi pihaknya menganggap bahwa belum urgensi untuk mengenakan retribusi masuk ke KRL khususnya kepada pengunjung yang berdomisili Lambar.

Eliyah








Berita Terkait



Komentar