#budidaya#cocacola

Forum Pendidik Sukanegara Kunjungi Lokasi Pembudidayaan Lele Bioflok di Kalianda

( kata)
Forum Pendidik Sukanegara Kunjungi Lokasi Pembudidayaan Lele Bioflok di Kalianda
Forum Pendidik Desa Sukanegara bersama Abah Luthfi, pembudidaya lele bioflok di Desa Kedaton, Kalianda. Dok CCEP


Kalianda (Lampost.co) -- Forum Pendidik Desa Sukanegara melakukan kunjungan ke lokasi pembudidayaan ikan lele metode bioflok milik Abah Luthfi di Kalianda dalam kegiatan Coca-Cola Forest Fun Learning, Senin, 16 Agustus 2021. Kunjungan tersebut menjadi upaya mendukung program ketahanan pangan desa dan terwujudnya Sukanegara sebagai desa mandiri lestari. 


Ketua Forum Pendidik Sukanegara, Afendi, mengatakan budidaya ikan dengan metode bioflok saat ini banyak dipelajari masyarakat karena cocok dilakukan di lahan terbatas dan tidak memerlukan biaya besar. 

"Kami merasa harus belajar bagaimana budidaya ikan lele bioflok ini dilakukan. Sebab ini menjadi salah satu cara untuk menjaga ketahanan pangan di desa kami. Alhamdulillah dalam program Coca-Cola Forest Fun Learning ini kami bisa berkunjung ke tempat Abah Luthfi yang membudidayakan lele dengan metode bioflok," kata Afendi yang dalam kunjungan tersebut bersama perwakilan guru dari tujuh sekolah di Desa Sukanegara.

Baca: Gubernur Lampung Apresiasi CCEP Indonesia Gelar Vaksinasi Gotong Royong

 

Abah Luthfi, pembudidaya lele metode bioflok di Desa Kedaton, Kalianda, Lampung Selatan, mengatakan prinsip dasar bioflok adalah mengubah senyawa organik dan anorganik menjadi massa sludge berbentuk bioflok. Perubahan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan bakteri pembentuk gumpalan sebagai bioflok.

"Mikroorganisme ini yang berfungsi mengolah limbah budi daya ikan menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan," ujar Abah Luthfi.

Ia menambahkan metode bioflok populer di kalangan peternak lele karena mampu menggenjot produktivitas panen yang lebih tinggi. Selain itu, metode bioflok juga menekan penggunaan lahan menjadi tidak terlalu luas dan hemat air.

Corporate Affair Regional Manager West Indonesia Coca-Cola Europacific Partners (CCEP), Yayan Sopian, menuturkan pihaknya terus mendorong komunitas yang ada di zona 1, seperti Forum Pendidik Sukanegara, untuk dapat mendukung kemandirian desa.

"Coca-Cola Forest Fun Learning yang menjadi program rutin CCEP selalu memberikan inspirasi bagi bagi masyarakat di zona 1 untuk mewujudkan desa mandiri lestari dan mendukung ketahanan pangan desa. Terima kasih kepada Abah Luthfi yang sudah berbagi ilmu terkait pembudidayaan lele dengan metode bioflok," kata Yayan.

Sobih AW Adnan








Berita Terkait



Komentar