#Foila#investasi

Foila Fasilitasi Pemprov Lampung dan Investor untuk Way Laga Bizpark

( kata)
Foila Fasilitasi Pemprov Lampung dan Investor untuk Way Laga Bizpark
Suasana meeting antara Forum Investasi Lampung (Foila) dengan investor dari Beijing untuk Way Laga Bizpark, di ruang meeting BI Perwakilan Lampung, Senin, 4 Juli 2022. Lampost.co/ Deta Citrawan


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Forum Investasi Lampung (Foila) fasilitasi kegiatan virtual business meeting proyek investasi antara Way Laga Bizpark dengan Investor Chongqing melalui Pemerintah Provinsi Chongqing KBRI Beijing dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Beijing.

Sebagai tindak lanjut Rapat Kerja Tahunan Forum Investasi Lampung yang dilaksanakan pada 17 Juni 2022, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung bersama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Beijing, KBRI Beijing dan Foila berkolaborasi memfasilitasi kegiatan virtual business meeting proyek investasi Way Laga Bizpark (Bandar Lampung) dengan Pemerintah Provinsi Chongqing pada Senin, 4 Juli 2022 secara daring dan luring.

Business Meeting dimaksud diselenggarakan atas inisiasi Foreign Affairs Office (FAO) Pemerintah Provinsi Chongqing yang menghadirkan 40 calon investor dari Chongqing.

Bilateral Meeting ini juga merupakan kelanjutan The Third Western China International Fair for Investment and Trade (WCIFIT) yang diselenggarakan pada tanggal 20-23 Mei 2021, yang difokuskan pada tiga lokasi proyek yakni Kertajati (Jawa Barat) Lampung Way Laga Bizpark (Lampung), dan KEK Likupang (Sulawesi Utara).

Beberapa anggota Foila turut hadir dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Bilateral Meeting dimaksud, yakni Perwakilan Pemprov Lampung terdiri dari Sekretaris Daerah yang diwakili oleh Plt Karo Perekonomian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP), Bappeda serta Pemerintah Kota Bandar Lampung yang diwakili oleh Bappeda, DPMPTSP dan Biro Perekonomian.

Baca Juga : Pembentukan Foila Akselerasi Investasi Lampung

Adapun Kegiatan Business Meeting dibuka oleh Minister Counsellor for Economic Affairs, KBRI Beijing, Virdiana Ririen Hapsari dan menghadirkan Deputi Direktur General of Foreign Office Affairs (FAO) Pemerintah Provinsi Chongqing, Zhou Yi dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Beijing, Tutuk Cahyono.

Dalam sambutannya, Tutuk Cahyono memaparkan 3 (tiga) isu utama yakni 1) Kondisi makro ekonomi global dan domestik, respon Kebijakan Bank Indonesia, 2) The Indonesian G20 Presidency yang Recover Together, Recover Stronger, 3) Kebijakan Bank Indonesia untuk mempromosikan transaksi perdagangan dan investasi melalui implementasi Local Currency Settlement (LCS) melalui kolaborasi antara Bank Indonesia dengan People s Bank of China secara bilateral sejak 6 September 2021.

Sementara itu, pengelola Way Laga Bizpark, menyampaikan peluang investasi dan keuntungan berinvetasi di Way Laga, dengan luas lahan sekitar 50,7 ha, Way Laga sudah ditetapkan sebagai kawasan industri dan pergudangan terpadu. Business scheme yang ditawarkan berupa jual dan sewa lahan siap pakai untuk pergudangan.

Dalam sesi diskusi, calon investor China berharap adanya kerjasama bilateral di masa mendatang dengan Indonesia khususnya tiga lokasi poyek. Dari paparan yang disampaikan oleh tiga pengelola proyek, perwakilan dari FAO Chogqing menyatakan bahwa tiga lokasi proyek memiliki prospek investasi yang potensial bagi investor di Chongqing.

FAO Chongqing berencana akan menyampaikan materi paparan tiga proyek investasi ke investor di Chongqing sebagai bagian dari upaya FAO untuk memperkuat kerjasama bilateral Indonesia-China. 

Selanjutnya, melalui penyelenggaraan business meeting ini seluruh pihak mengharapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan transaksi perdagangan dan investasi di antara Indonesia dan China dan juga meningkatkan hubungan strategic dan kolaborasi yang kuat untuk menciptakan masa depan ekonomi yang cerah di Asia.

Dian Wahyu K






Berita Terkait



Komentar