#paijo-paimin#dukungan#jokowi

Flashmob Paijo-Paimin Rayakan Pesta Demokrasi 

( kata)
Flashmob Paijo-Paimin Rayakan Pesta Demokrasi 
(Foto: Dok TKN)

JAKARTA (Lampost.co)--Sebanyak 250 WNI di Belanda pendukung pasangan calon Presiden nomor urut 01 pada Pemilu 2019 yang tergabung dalam komunitas Paijo (Eropa Pilih Jokowi)- Paimin (Eropa Pilih Amin) berkumpul di Museumplein, Amsterdam, Minggu (32/3). 

Mereka melakukan kegiatan tarian bersama (flashmob) yang dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama dipimpin oleh Niyati Putri Mursidi dan pembacaan pernyataan sikap menolak tindakan rasisme dan anti keberagaman.
Adalah Wahyu Koen, salah seorang anggota jamaah sekaligus aktivis Masjid Indonesia Al-Hikmah Amsterdam yang membacakan pernyataan sikap tersebut. Pernyataan sikap ini disambut dengan deklarasi para peserta flashmob dan penyalaan lilin di atas bunga mawar merah putih sebagai simbolisasi penolakan terhadap tindakan rasisme dan terhadap indoktrinisasi rasisme dalam proses demokrasi di Indonesia. 

Komunitas ini mengungkapkan keprihatinan terhadap seluruh rentetan peristiwa tindak rasisme dan anti keberagaman di Selandia Baru, Filipina dan Inggris yang membuat semakin mengemukanya dan menguatnya prasangka-prasangka yang bermuara pada tindakan rasisme dan antikeberagaman.

komunitas Warga Negara Republik Indonesia yang tergabung dalam Paijo-Paimin, mengutuk keras dan menyatakan sikap menentang rasisme dan anti keberagaman, tidak hanya terhadap tindakannya, namun juga indoktrinasinya yang diusung oleh para politikus ke dalam ruang publik.
Dalam konteks Pemilu 2019, kami mengambil aksi nyata tidak memilih calon-calon yang diusung dan didukung oleh komponen-komponen rasis dan anti keberagaman. 

Rilis TKN

Berita Terkait

Komentar