#Covid-19lampung#WAISAK

FKUB Lampung Imbau Umat Buddha Taat Protokol Kesehatan Saat Merayakan Waisak

( kata)
FKUB Lampung Imbau Umat Buddha Taat Protokol Kesehatan Saat Merayakan Waisak
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, Mohammad Bahrudin -- Foto: Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Umat Buddha akan merayakan Hari Raya Waisak ditengah pandemi covid-19. Umat Buddha diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan melekat untuk mencegah terpaparnya covid-19.


Waisak atau Waisaka merupakan hari suci agama Buddha. Dalam rangka perayaan Waisak setiap tahunnya, biasanya umat Buddha bersama para biksu berkumpul untuk merayakan tiga peristiwa penting dalam ajaran agama Buddha, yakni kelahiran Sidharta Gautama, Sang Buddha mencapai penerangan sempurna, dan mangkatnya Sang Buddha Gautama.


Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Lampung, Mohammad Bahrudin mengajak kepada seluruh masyarakat Lampung agar dengan kebesaran hati menghormati umat Buddha merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak, sebagai wujud nyata toleransi antarumat beragama. Kemudian tetap menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.


"Karena setiap warga negara dijamin dan dilindungi oleh undang-undang untuk menganut dan melaksanakan ajaran agama dan kepercayaannya. Maka, bersama sama menjaga kerukunan antaragama," katanya kepada Lampost, Minggu, 23 Mei 2021.


Kemudian ia mengingat peringatan Hari Raya Waisak masih dalam suasana pandemi cocvid-19. FKUB mengajak kepada Organisasi atau Majelis Agama Buddha kiranya dapat memanfaatkan teknologi informasi terkait perayaan Tri Suci Waisak, demi membantu Pemerintah dalam upaya menekan persebaran virus covid-19 di Sai Bumi Ruwa Jurai ini. 

"Karenanya, pujabhakti dan meditasi detik Waisak, kiranya dapat dilaksanakan di rumah saja. Demikian pula dengan dharmasanti atau anjangsana, harus dilakukan dengan menaati prokes secara ketat," ujarnya.


Diberitakan sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 045.2/1665/VI.07/2021 tentang Pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1442H/2021M, Kenaikan Isa Al Masih, dan Hari Raya Waisak dalam situasi pandemi Covid-19 yang ditujukan kepada Bupati/Walikota, Forkopimda, Instansi Vertikal, Rektor Perguruan Tinggi, Perangkat Daerah, BUMN/BUMD serta Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan di Lampung.

Dalam surat edaran tersebut menyampaikan beberapa poin, diantaranya berdasarkan Himbauan Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Nomor B-929/DJ.VII/Dt.VII.I/BA.00/04/21 tanggal 14 April 2021 bahwa Umat Buddha melaksanakan Pujabakti dan meditasi detik Waisak di rumah dan memanfaatkan teknologi informasi/media sosial dan/atau melakukan live streaming terkait Perayaan Tri Suci Waisak 2565 BE Tahun 2021 pada tanggal 26 Mei 2021; 


Kemudian sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 09 Tahun 2021 dan Instruksi Gubernur Lampung Nomor 01 Tahun 2021 tanggal 20 April 2021 untuk membatasi kapasitas kegiatan masyarakat yang menimbulkan kerumunan, batas jam operasional usaha, serta penegakan hukum protokol kesehatan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wali Kota dan Bupati se-Provinsi Lampung melakukan setempat. 

 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar