#khilafatulmuslimin

FKPT: Penangkapan Pimpinan Khilafatul Bukan Terkait Terorisme

( kata)
FKPT: Penangkapan Pimpinan Khilafatul Bukan Terkait Terorisme
Ketua FKPT Lampung, M. Firsada. Lampost.co/Atika


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Lampung melihat penangkapan pimpinan Khilafatul Muslimin bukan karena terorisme. 


"Bisa dibilang indikasi terorisme, jika memang dalam laporan dan ada tindakan dari Densus 88. Sejauh ini masih melihat juga ada indikasi atau tidak," kata Ketua FKPT Lampung, M. Firsada, saat ditemui di Mahan Agung, Kamis, 9 Juni 2022. 

Menurut hasil laporan, lanjutnya, penangkapan tersebut bukan menyangkut masalah terorisme. Namun, terkait UU ITE dan ujaran berita bohong, sehingga kasusnya masuk ke ranah pidana umum. 

"FKPT memantau sejak dua tahun lalu, karena Ormas ini mulai syiar kan nilai-nilai yang mereka anggap benar dan melalui pengajian. Awalnya kami belum lihat mereka banyak aktivitas," ujarnya. 

Namun semakin hari, pihaknya mulai mencurigai semakin marak syiar hingga konvoi dengan kendaraan roda dua membawa bendera. "Sehingga kami mulai amati ini menyimpang atau tidak, dan ternyata laporan masyarakat juga mulai banyak masuk," katanya. 

Menurut penyidikannya, terdapat dua indikator Ormas tersebut tidak sesuai dengan pancasila dan NKRI. Pertama, menganut kekhalifahan dan membentuk pemerintahan sendiri mulai dari Amir seperti tingkat kecamatan dan daula untuk tingkat pulau setingkat pimpinan daerah. 

"Dari dua indikator itu mereka menyimpang dari perspektif kebangsaan. Sementara itu dari perspektif terorisme, kami menunggu Densus 88 tindakan dan arahannya," ujarnya. 

 

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar