#pameran#festivalkrakatau#beritalampung#pariwisata

Festival Krakatau Tak Berdampak pada Peningkatan Tamu Hotel dan Restoran

( kata)
Festival Krakatau Tak Berdampak pada Peningkatan Tamu Hotel dan Restoran
Aktivitas penyebrangan di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni nampak sepi. Foto: Aan Kridolaksono

KALIANDA (Lampost.co) -- Sejumlah pengelola hotel dan restoran di Kabupaten Lampung Selatan mengakui pagelaran Lampung Krakatau Festival (LKF) ke-29 yang dihelat sejak 21-25 Agustus 2019 belum berdampak pada peningkatan hunian hotel dan restoran di kabupaten tersebut.

Seperti yang diungkapkan Yudi Operator Manager Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort di Merak Belantung, Kecamatan Kalianda. Ia bahkan mengaku tidak tahu ada pelaksanaan LKF tahun ini. "Nah, kapan ada acara festival Krakatau di Lampung Selatan. Kok kami enggak ada tembusan ya," kata Yudi melalui pesan WhatsApp, Senin, 26 Agustus 2019.

Yudi mengatakan jumlah kunjungan hunian hotel dan resto selama bulan Agustus ini berjalan normal seperti bulan-bulan sebelumnya."Gak ada peningkatan hunian cottage maupun resto paska ataupun sebelum LKF. Semuanya seperti hari hari sebelumnya," tukasnya.

Hal senada juga diungkapkan Sarifudin pengelola objek wisata bahari Kahai Cottage & Resto. Menurutnya, sejak dilanda bencana tsunami hingga saat ini tingkat kunjungan di Khahai berangsur angsur membaik. "Sedikit demi sedikit tingkat hunian dan kunjungan ke Khahai membai  dibandingkan pascatsunami pada akhir Desember 2018 lalu. Meningkatnya kunjungan ini bukan karena LFK, karena trauma mereka soal aktivitas Gunung Anak Krakatau, berangsur angsur sudah mulai hilang," ujar dia.

Selain hotel dan restoran, PT ASDP cabang Bakauheni juga menyebutkan tingkat pengguna jasa kapal feri lintas Bakauheni-Merak dan Merak-Bakauheni normal seperti hari biasa."Ada momen LKF saat ASDP dengan KMP Jatra 3 mengantar wakil gubernur Lampung bersama 300-an pengunjung lainnya ikut Trip Krakatau pada 24 Agustus 2019 lalu. Setelah itu, arus penyeberangan normal-normal saja. Tidak ada lonjakan signifikan," kata Humas PT ASDP cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap.

Ia juga menyebutkan telah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata terkait transportasi laut untuk mendokrak kunjungan wisatawan di sektor pariwisata."Kami juga terus mempromosikan infrastrukur transportasi laut dengan kapal eksekutif yang terkoneksi dengan Terminal Eksekutif Bakauheni dan Merak dengan lama perlayaran 1 jam. Dimana moda transportasi tersebut aman dan nyaman setara bandara," tutupnya.

 

Aan Kridolaksono



Berita Terkait



Komentar