#KPK#Korupsi

Febri Puji Kasatgas Tak Lolos Tes Pimpin Penangkapan Bupati Nganjuk

( kata)
Febri Puji Kasatgas Tak Lolos Tes Pimpin Penangkapan Bupati Nganjuk
Eks juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar


Jakarta (Lampost.co) -- Eks juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengacungkan jempolnya untuk Kepala satuan tugas (Kasatgas) KPK Harun Al-Rasyid. Harun merupakan pemimpin operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat.

"Sungguh 'tidak' berwawasan kebangsaan. Sudah masuk list 75 (pegawai yang gagal tes wawasan kebangsaan), tapi masih (lakukan) OTT," kata Febri dilansir dari akun Twitter, @febridiansyah, Senin, 10 Mei 2021.

Febri menilai semangat memberantas korupsi sudah mendarah daging di kalangan penyidik senior KPK. Penyidik senior tidak memedulikan statusnya yang gagal menjadi aparatur sipil negara (ASN) dalam memberantas korupsi.

"Hormat untuk tim yang masih terus bekerja menjaga bangsa ini dari perilaku korup, sekalipun ia dicap (buruk) dan distigma (buruk)," ujar Febri.

Harun merupakan salah satu yang dinyatakan gagal tes wawasan kebangsaan dalam peralihan status menjadi ASN. Dia tetap bertugas memberantas korupsi meskipun statusnya masih digantung KPK.

Harun bersama timnya berhasil menangkap Novi. Wakil Ketua DPW PKB itu terbelit kasus dugaan jual beli jabatan di Nganjuk.

Penyidik KPK masih memeriksa secara intensif. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan tersangka dalam kasus ini.

Winarko







Berita Terkait



Komentar