#kpk#antikorupsi

Febri Berharap Ghufron Buktikan Jadi Pejuang di KPK

( kata)
Febri Berharap Ghufron Buktikan Jadi Pejuang di KPK
Mantan juru bicara KPK Febri Diansyah dalam program Newsmaker yang dipandu jurnalis senior Media Group, Abdul Kohar, Kamis, 1 Oktober 2020. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez


Jakarta (Lampost.co) -- Mantan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menjawab sindiran yang dilontarkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Sindiran tersebut merespons mundurnya Febri dan puluhan pegawai Lembaga Antikorupsi.

Ghufron sempat menyatakan pejuang tidak meninggalkan gelanggang meski perjuangan antikorupsi berubah. Gelanggang yang dimaksud ialah KPK. 

"Kalau Pak Ghufron mendapatkan label pejuang (itu) penting, ya saya bisa sebut semoga Pak Ghufron benar-benar menjadi pejuang di dalam sana (KPK)," ujar Febri dalam program Newsmaker yang dipandu jurnalis senior Media Group, Abdul Kohar, Kamis, 1 Oktober 2020.

Bagi Febri, sebutan pejuang tidak penting. Terpenting ialah menyamakan persepsi bertempur melawan korupsi meski berada di gelanggang yang berbeda. 

"Saya memilih gelanggang lain yang saya kira bisa berbuat lebih banyak di sana untuk memenangkan perangnya," ujar Febri. 

Mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini menilai hal lain yang penting dalam pemberantasan korupsi ialah mendukung kinerja KPK meski dari luar. Semua pihak mesti satu irama mencegah korupsi.

KPK juga dinilai perlu mendengarkan kritik yang disampaikan masyarakat. Karena kritik tersebut cara publik menilai ada yang tidak senada dengan pemberantasan korupsi.

"Kalau iramanya agak berbeda kalau ada keliru ya tetap harus dikritik. Itu mekanisme yang wajar saya kira," katanya.

Febri mengundurkan diri dari KPK. Jabatan terakhir sebagai kepala Biro Humas KPK itu ditinggalkan Febri setelah melayangkan surat pengunduran diri pada Jumat, 18 September 2020.

Medcom







Berita Terkait



Komentar