#humaniora#kerjasama#perguruantinggi#unila

Fakultas Hukum Unila Jalin Kerja Sama dengan Lima Kampus Luar Negeri

( kata)
Fakultas Hukum Unila Jalin Kerja Sama dengan Lima Kampus Luar Negeri
Foto: Lampost.co/Umar Robani*

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila) menjalin kerja sama memorandum of understanding (Mou) dengan lima universitas luar negeri, Senin, 9 September 2019. Kerja sama tersebut dalam rangka peningkatan prestasi FH Unila dalam kancah internasional.

Rektor Unila Hasriadi Mat Akin mendukung penuh kerja sama tersebut. Ia harap FH Unila dapat menjadi pendorong prestasi Unila di level internasional. Menurutnya, dengan adanya kerja sama itu, banyak hal yang bisa dilakukan. "Para dosen diharapkan bisa berkontrusi aktif dan bekerja sama menciptakan penelitian bersama universitas yang tergabung dalam MoU," kata Hasriadi di Aula Abdul Kadir Muhammad, Gedung A.

Dengan adanya penelitian bersama, lanjutnya, para pengajar akan mendapat pengalaman baru dan bertukar pikiran. Menurutnya, setiap universitas memiliki identitasnya masing-masing.

Tidak hanya dosen, kerja sama tersebut juga menguntungkan mahasiswa. "Mahasiswa sarjana maupun master, punya kesempatan untuk mengikuti pertukaran pelajar dengan universitas yang ikut dalam MoU," kata ujarnya.

Terdapat lima universitas dari tiga negara asia yang menjalin menandatangani MoU. Dua diantarannya adalah Asia e-University Malaysia dan University Malaysia Perlis. Ditambah Mindanau University Philippines dan the RC-Al Khawarizmi International college Foundation Inc Philippines. Selain itu juga ada satu kampus asal Thailand, yakni Fatoni University.

Kerja sama tersebut berlaku selama lima tahun mulai 2019 hingga 2024 mendatang. Penandatangan MoU tersebut dihadiri langsung oleh rektor dari masing-masing kampus, antara lain Dato’ Prof. Emertus Dr. Hasan Bin Said dari Asia e-University Malaysia, Assoc. Prof. Dr. Sukree Langputeh dari Fatoni University Thailand, Prof. Dr. Rasid Paca dari Mindanau University Philippines, Prof . Dr. Mohd. Mizan Aslam dari University Malaysia Perlis Malaysia dan Prof. Dr. Alizaman Dumangeang dari the RC-Al Khawarizmi International college Foundation Inc Philippines.

Umar Robani*

Berita Terkait

Komentar