#prostitusi

Faktor Ekonomi Hingga Teknologi Pengaruhi Maraknya Prostitusi Anak

( kata)
Faktor Ekonomi Hingga Teknologi Pengaruhi Maraknya Prostitusi Anak
Prostitusi online. Ilustrasi


Bandar Lampung (lampost.co) – Polresta Bandar Lampung membongkar sindikat prostitusi anak melalui media sosial. Praktik tersebut dinilai dipengaruhi beberapa faktor.

Pengamat Pendidikan Unila, M. Thoha B Sampurna Jaya, mengatakan terdapat beberapa faktor penyebab anak dipaksa menjadi pekerja seks.

Pertama tuntutan ekonomi. Faktor tersebut karena kebutuhan dasar sandang, pangan, papan yang tidak terpenuhi, membuat anak dipaksa bekerja.

"Kebutuhan dari keluarga mungkin makin terbatas. Mereka mencari-cari dana sendiri dengan cara semacam itu," ujarnya.

Selain itu, perkembangan teknologi dan informasi membuat mudahnya prostitusi anak.

"Hal itu memudahkan pelaku untuk berkomunikasi dan mencari info," kata dia.

Selain itu, pendidikan informal yang dimulai dari keluarga juga perlu diperhatikan agar anak menjadi aman dalam sentuhan prostitusi.

"Pendidikan formal dan pendidikan non formal. Pendidikan dalam keluarga itu mesti menjadi perhatian semuanya. Orang menganggap kalau anak diberikan kepada sekolah dan itu dinilai cukup untuk pendidikannya, padahal enggak begitu," jelasnya.

Sebab, pendidikan keluarga menjadi fondasi awal membentuk karakter anak.

"Kalau ada anak-anak yang broken home, mestinya harus diambil alih pihak keluarga yang lain," katanya.

Effran Kurniawan








Berita Terkait



Komentar