KPUlampungestinurfathonah

Esti Sebut Banyak Pihak Bermain dalam Jual Beli Kursi KPU

( kata)
Esti Sebut Banyak Pihak Bermain dalam Jual Beli Kursi KPU
Dok LBH Bandar Lampung

Jakarta (Lampost.co) -- Anggota KPU Lampung Esti Nur Fathonah diberhentikan dari jabatannya karena terbukti bersalah dalam jual beli jabatan KPU di Lampung periode 2019—2024. Pemberhentian tersebut berdasarkan hasil sidang kode etik penyelenggara pemilu Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dengan agenda pembacaan putusan terhadap 13 perkara di Ruang Sidang DKPP, Rabu, 12 Februari 2020. 

Usai putusan Esti Nur Fathonah mengaku baik-baik saja dan dalam keadaan sehat atas keputusan tersebut. Ia mengatakan ada beberapa pihak oknum penyelenggara pemilu di Lampung yang juga terlibat dalam jual beli jabatan kursi KPU. 

"Saya punya semua screenshot keterlibatan beberapa pihak dalam kasus jaringan rekrutmen KPU," kata Esti melalui pesan WhatsApp-nya.

Baca: Esti Nur Fathonah Diberhentikan sebagai Komisioner KPU Lampung

Dia juga mengatakan merasa dijebak beberapa oknum. Ia merasa tidak bersalah terkait adanya jual beli jabatan tersebut. Ia merasa dizalimi sehingga seolah-olah Esti Nur Fathonah yang bersalah. 

"Dan jelas ini konspirasi untuk menjebak saya. Biar baca. Saya enggak salah kok di putar balik seperti bersalah. Saya merasa enggak bersalah. Bukti-bukti enggak ada yang menunjukkan saya jual beli kursi," katanya.

Muharram Candra Lugina



Berita Terkait



Komentar