#gunungberapi#internasional

Erupsi Sejak September, Gunung Berapi di Samudra Atlantik Buka Celah Lahar Baru

( kata)
Erupsi Sejak September, Gunung Berapi di Samudra Atlantik Buka Celah Lahar Baru
Lava pijar menyembur dari gunung berapi Cumbre Vieja di Kepulauan Canaria, La Palma, Spanyol. AFP/Luismi Ortiz


La Palma (Lampost.co) -- Sejumlah celah vulkanik baru terbuka di Pegunungan Cumbre Vieja, di Pulau La Palma, Spanyol. Celah-celah tersebut melepaskan lahar yang mengalir cepat dan mengancam wilayah dan permukiman di La Palma.

Lahar panas yang keluar dari lubang baru utama bergerak dengan kecepatan enam meter per menit. Lahar bergerak menuju ke tempat yang belum terdampak aliran lahar gunung api di Pulau La Palma.  

Baca juga: Gunung Cumbre Vieja Terus Muntahkan Lava dalam Sebulan

"Sejak meletus pada 19 September lalu, para ahli mencatat setidaknya 11 aliran lahar menutup 2.700 hektare tanah. Termasuk rumah, jalan, saluran listrik, dan pipa irigasi," kata Presenter Metro TV Sumi Yang dalam tayangan Metro Siang, Senin, 29 November 2021.

Salah satu aliran lahar yang terjadi minggu lalu bahkan menghancurkan tempat permakaman umum setempat. 

Gunung berapi Cumbre Vieja masih terus mengalami erupsi. Erupsi berlangsung sejak 19 September 2021.  

Aliran lava membentuk semacam 'lintasan kehancuran' di La Palma. Sejak pertama kali erupsi, lava dari Cumbre Vieja telah mencapai Samudra Atlantik pada 29 September lalu. Saat itu, lava panas jatuh ke air dan memicu kepulan asap putih ke udara. Asap semacam itu dikhawatirkan dapat berbahaya jika terhirup.

Pada 1971, letusan Cumbre Vieja tercatat berlangsung sekitar tiga pekan. 

 

 

Effran Kurniawan







Berita Terkait



Komentar