#vaksinasi#covid-19#lampung

Epidemiolog Lampung Minta Pemerintah Utamakan Pencegahan

( kata)
Epidemiolog Lampung Minta Pemerintah Utamakan Pencegahan
Ilustrasi: Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Masa libur Natal dan tahun baru pada akhir Desember mendatang dikhawatirkan bisa memicu kenaikan kasus covid-19. Terkait hal itu, Epidemiolog Lampung Ismen Mukhtar meminta pemerintah mengutamakan pencegahan.

Menurutnya, untuk melakukan pencegahan mesti menggencarkan testing untuk menemukan orang yang terkonfirmasi positif covid-19. Dengan begitu, pemerintah bisa segera memisahkan pasien dari populasi untuk menghindari penularan.

Tidak berhenti di situ, kontak erat dari pasien yang covid-19 pun perlu di-tracing. Jika mengikuti standar WHO maka pemerintah harus melakukan tracing kepada 15-20 dari 1 pasien positif.

"Dan kontak erat juga mesti dipisahkan dari populasi dengan menjalani karantina, jadi yang positif diisolasi, kontak eratnya jalani karantina sambil di-treatment," ungkapnya, Senin, 29 November 2021.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Lamsel Capai 46,35%

Ketua PAEI Lampung itu juga menambahkan, upaya itu juga perlu cakupan vaksinasi yang cepat dan merata. Meski tidak bisa mencegah 100%, vaksin mampu mengurangi risiko gejala berat akibat covid-19.

Menurutnya, penting belajar dari pengalaman pandemi gelombang 2 beberapa bulan lalu. Jalan terbaik untuk melawan pandemi adalah upaya pencegahan.

"Penanganan memang penting, tapi lebih baik jika lebih sedikit atau tidak ada orang orang yang tertular," kata dia.

Hingga saat ini, Tim Satgas Covid-19 Lampung mencatat ada 49.665 kasus di 15 kabupaten kota. Dari jumlah tersebut hanya tersisa 405 kasus aktif.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar