#PEKERJAMIGRAN#BERITALAMPUNG#BP2MI

Enam Pekerja Migran Asal Lampung yang Dideportasi Dipulangkan

( kata)
Enam Pekerja Migran Asal Lampung yang Dideportasi Dipulangkan
Pekerja migran Indonesia. Ilustrasi


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran (BP2MI) Lampung, Ahmad Salabi,mengatakan sebanyak enam Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung dinyatakan sehat dan akan dipulangkan.

"Enam dari sembilan PMI asal Lampung yang dideportasi dari Malaysia malam ini akan dipulangkan ke Lampung," ujar Ahmad Salabi melalui telepon, Kamis, 1 Juli 2021. 

Dia mengatakan sebelum dipulangkan ke Lampung melalui Bandara Radin Inten II keenam pekerja migran tersebut telah dinyatakan sehat dan menjalani karantina selama lima hari.

"Semua telah menjalani tes usap serta dinyatakan bebas dari Covid-19 dan mereka pun telah menjalani karantina selama lima hari sebelum diterbangkan ke Lampung," paparnya.

Baca juga: Data 9 Pekerja Migran Lampung yang Dideportasi Malaysia

Menurut Ahmad Salabi, enam orang PMI tersebut berasal dari Kabupaten Tanggamus sebanyak satu orang, Kabupaten Lampung Selatan satu orang, dan empat orang lainnya berasal dari Kabupaten Lampung Timur.

"Dari total sembilan PMI, ada dua orang telah pulang terlebih dahulu, satu orang PMI asal Bandar Lampung sudah dijemput keluarga terlebih dahulu, sedangkan empat dari enam PMI yang malam ini pulang asal Lampung Timur merupakan satu keluarga," katanya.

Baca juga: Sembilan Pekerja Migran Asal Lampung Diisolasi di Jakarta

Ia menjelaskan untuk mencegah adanya persebaran Covid-19, PMI yang habis kontrak ataupun deportasi semuanya diwajibkan mengikuti karantina dan menjalani tes usap. Bila ada yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, maka akan dilakukan penundaan kepulangan ke daerah.

"Malam ini mereka akan ditempatkan di BLK Bandar Lampung. Untuk tes cepat antigen kami akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan Lampung," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tercatat ada 145 pekerja migran Indonesia (PMI) bermasalah yang dideportasi dari Malaysia dan sembilan diantaranya berasal dari Lampung. Pemulangan tersebut masuk dalam gelombang pertama pemulangan yang memprioritaskan kategori rentan.

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar