#Kejahatan#Narkoba

Enam Napi Diduga Terlibat Penyelundupan Narkoba ke Rutan

( kata)
Enam Napi Diduga Terlibat Penyelundupan Narkoba ke Rutan
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)


MENGGALA (Lampost.co) -- Enam narapidana di rumah tahanan (rutan) Kelas IIB Menggala diduga terlibat dalam upaya penyelundupan dua paket sabu-sabu ke dalam rutan setempat.

Upaya penyelundupan barang terlarang itu terbongkar, setelah petugas pintu utama (P2U) mendapati barang titipan mencurigakan yang diselipkan dalam botol body lotion. Barang tersebut dibawa oleh sopir travel.

"Pesanan napi, ketika ditanya katanya pesanan satu kamar yang berada di kamar Blok C Nomor 2," kata Kepala Rutan Kelas IIB Menggala Gowim Mahali, Sabtu, 14 November 2020.

Upaya penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu itu terjadi pada, Kamis, 12 November 2020. Untuk mengelabui petugas sabu-sabu diselipkan dalam botol body lotion dan dilakban hitam.

Namun, upaya penyelundupan sabu-sabu itu berhasil digagalkan petugas jaga lantaran merasa curiga dengan barang titipan yang hendak diberikan kepada warga binaan.

Kecurigaan muncul ketika petugas mendapati keanehan dari botol body lotion merek Citra. Saat diamati, petugas melihat sebuah benda berwarna hitam dalam botol yang ternyata dua paket sabu-sabu.

Gowim mengaku, ke enam pelaku telah diserahkan ke aparat kepolisian dan saat ini tengah di tangani Polres Tulangbawang.

"Yang pesan ketika ditanya ngakunya semua isi kamar, ya semua isi kamar kami serahkan ke polres semua enam orang," ujar dia.

Gowim tidak menjelaskan secara rinci kasus yang menjerat ke enam warga binaan itu sehingga membuat mereka meringkuk di dalam jeruji besi. Dia hanya mengatakan, ke enam warga binaan satu kamar itu terlibat kasus pemerkosaan, narkoba, dan perampokan. (Ferdi Irwanda).

Abdul Gafur







Berita Terkait



Komentar