#BERITALAMBAR

Enam KWT di Lambar Terima Bantuan Pekarangan Pangan Lestari

( kata)
Enam KWT di Lambar Terima Bantuan Pekarangan Pangan Lestari
Kepala Badan Ketahanan Pangan Lambar Maidar. Eliyah/Lampost.co


Liwa (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyalurkan bantuan progam pekarangan pangan lestari kepada enam Kelompok Wanita Tani (KWT). Bantuan melalui DAK non fisik itu untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga serta meningkatkan ekonomi melalui pemanfaatan pekarangan.

Bantuan dana untuk program pekarangan pangan lestari kepada enam KWT itu diberikan senilai Rp50 juta/KWT. Dana bantuan itu bersumber dari DAK non fisik dana ketahanan pangan dan pertanian.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Lambar Maidar mengatakan bantuan tersebut telah direalialisasikan untuk tahap I sebesar 50%. Sedangkan sisanya akan disalurkan pada tahap II. Untuk waktunya belum ditentukan karena masih menunggu dari pemerintah pusat.

Proses pelaksanaan program tersebut dilakukan secara swakelola. Bantuan tersebut diperuntukan bagi pelaksanaan pembangunan kebun bibit berupa rumah bibit dan sarana pembibitan, pengembangan kebun demplot kelompok. Demplot tersebut dilaksanakan dengan aneka ragam tanaman yang jenisnya bergantung dengan kebutuhan kelompok akan tetapi harus memiliki nilai jual.

Kemudian ada juga untuk kegiatan penanaman di lahan pekarangan anggota. Lalu ada juga untuk pengembangan pasca panen.  "Namun dana bantuan program pangan lestari itu baru disalurkan 50% (tahap I). Sementara sisanya masuk tahap II yang penyaluranya  menunggu transfer dari pusat," kata Maidar, Minggu, 11 September 2022.

Ke enam  kelompok yang menerima bantuan program pangan lestari itu tersebar di enam kecamatan, antara lain KWT Organik Warasakti Pekon Ciptawaras (Gedungsurian), KWT Sinar Fajar Pekon Purajaya (Kebuntebu), KWT Ampera Sauyunan Pekon Sindangpagar (Sumberjaya). Kemudian KWT Darmasari Pekon Srimenanti (Airhitam), KWT Karya Melati Pekon Sukabumi (Batubrak) dan KWT Sinar Harapan Pekon Sedamlah (Balikbukit).

Persyaratan KWT yang mendapatkan bantuan tersebut yaitu kelompok tersebut harus masuk dalam sistem manajemen penyuluhan pertanian, punya lahan demplot minimal 500 meter persegi. Punya anggota minimal 20-30 orang dan lainya.

Deni Zulniyadi








Berita Terkait



Komentar