#film#jomblo#hiburan

Empat Pemuda yang Kebelet Cari Pacar di "Jomblo" 2017

( kata)
Empat Pemuda yang  Kebelet Cari Pacar di
Sutrada Hanung Bramantyo (Paling kanan) bersama pemain dan pendukung film "Jomblo" 2017. (Foto:Antara)


JAKARTA (Lampost.co)--Film Jomblo bakal tayang perdana di bioskop seluruh Tanah Air pada 5 Oktober ini. Film yang mengisahkan tentang kehidupan anak muda yang dikemas secara komedi ini dimainkan oleh  Agus (Ge Pamungkas), Doni (Richard Kyle), Bimo (Arie Kriting) dan Olip (Deva Mahenra). Mereka  bertekad segera mengakhiri status jomblo mereka demi wisuda dalam film "Jomblo" versi yang baru.

Meski malas, Doni si Don Juan selalu menjadi tempat curhat yang lain mengenai masalah menggaet lawan jenis, dan tidak segan turun tangan langsung untuk memuluskan usaha sahabatnya mendapatkan pacar.
Melepas ke-jomblo-an tidak semudah saran-saran Doni, pun status berpasangan tidak seindah yang dibayangkan.
Doni, Agus, Bimo dan Olip sekali lagi harus menempuh ujian di tengah usaha melepas status jomblo dalam film baru versi para komika ini.

Sutradara Hanung Bramantyo sudah membuat film dari novel Adhitya Mulya itu pada 2006, dengan premis status lajang di masa kuliah sebagai hal yang memalukan.
Sementara film "Jomblo" yang sekarang mencakup mencari segala cara untuk mendapatkan pasangan, mulai dari berkenalan lewat media sosial sampai kopi darat di kampus sebelah.
Hanung, yang mengaku penggemar berat novel "Jomblo", rupanya ingin "menebus dosa" di film terdahulu yang menurutnya seperti mengamini nilai yang kurang baik, yang dibawa oleh karakter Agus dan Doni.
"Doni dan Agus akhirnya bahagia, tapi, Olip dan Bimo enggak mendapatkan apa-apa. Saya merasa dosa besar di 'Jomblo' pertama… Saya berusaha tebus di situ," kata Hanung saat jumpa pers, Sabtu (30/9/2017) di Jakarta.

Perbedaan zaman juga membuat alur cerita film "Jomblo" lebih kompleks dari versi terdahulu. Kala itu, media sosial belum lazim digunakan dan interaksi belum sebebas masa kini.
Hanung mengaku kesulitan mengadposi kelucuan berinteraksi di media sosial ke dalam film, meski pun sebetulnya kehadiran para komika saja sudah membuatnya lucu.

Antara



Berita Terkait



Komentar