#asusila#pencabulan#beritalampung

Empat Pelaku Ancam Aniaya Korban Sebelum Dirudapaksa

( kata)
Empat Pelaku Ancam Aniaya Korban Sebelum Dirudapaksa
Empat pelaku pemerkosaan. Lampost.co/Asrul Septian Malik

Bandar Lampung (Lampost.co): SL (15) warga Lampung Selatan yang menjadi korban pencabulan oleh 4 orang, ternyata diancam oleh para pelaku sebelum dirudapaksa.

Empat pelaku itu yakni, RS (18), M (27), AP (16), dan JP (15). Keempatnya berhasil dibekuk jajaran Polsek Jatiagung secara terpisah pada Rabu, 15 April 2020, di kediamannya masing-masing.

Kapolsek Jatiagung Iptu Mayer Siregar mendampingi mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edi Purnomo mengatakan korban tak berdaya karena diancam oleh para pelaku apabila tidak menuruti nafsu bejat mereka. Para pelaku akan melakukan penganiayaan.

"Karena korban merasa takut, akhirnya tidak melawan. Mereka melakukan tindakan tak senonoh itu secara bergantian dengan waktu dan hari yang berbeda," ujarnya Kamis, 16 April 2020.

Mayer memaparkan perlakukan bejat itu pertama kali dilakukan oleh RS, pada 19 Maret 2020 sekitar pukul 22.00 WIB. RS melakukannya yang kedua yakni pada 4 April 2020.

"Korban setiap harinya menginap di tempat kerjanya. Pelaku masuk kedalam tempat kerja korban dengan cara mendorong pintu depan. Setelah berhasil masuk, pelaku memaksa korban untuk melakukan persetubuhan," katanya.

Selanjutnya, tindakan pemerkosaan terhadap SL dilakukan oleh AP (16) pada 28 April 2020 sekitar pukul 00.00 WIB. AP melakukan hal yang sama, yaitu dengan mengancam korban. Kemudian, aksi bejat selanjutnya dilakukan oleh JP (15) sekitar pukul 5.00 WIB.

Berita terkait: Dirudapksa Empat Pria, Gadis Belia Lapor ke LPA Bandar Lampung

Berikutnya dilakukan oleh M (27) pada 2 April 2020 sekitar pukul 3.00 WIB. "Atas kejadian tersebut keluarga korban melaporkan ke Polsek Jatiagung guna dilakukan penyelidikan dan penindakan," ujarnya.

Setelah mendapat informasi akurat, tim yang Pimpin Kanit Reskrim Aipda Heri Supriyadi dan Kanit Intel Aipda Usnie Ari, meringkus keempat pelaku ditempat berbeda.

"Pelaku pertama yang di mankan adalah saudara RS (18) di kediaman pelaku. Selanjutnya, berdasar keterangan RS, polisi kembali meringkus tiga pelaku lainnya yang tengah berkumpul di bengkel," kata dia.

Keempat pelaku ternyata saling mengetahui aksi bejat pemerkosaan yang dilakukan terhadap korban. "Ya mereka saling tahu," paparnya.

Kapolsek mengatakan para pelaku dijerat Pasal 81 jo 82 UU Nomor 23 Tahun 2002 atas perubahan UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancamam pidana maksimal 15 tahun penjara.

Adi Sunaryo



Berita Terkait



Komentar