#lampung#lambar#mahasiswa#Itera#tersesat#seminung

Empat Mahasiswa Itera yang Tersesat di Gunung Seminung Ditemukan

( kata)
Empat Mahasiswa Itera yang Tersesat di Gunung Seminung Ditemukan
Foto. Dok BPBD

LIWA (Lampost.co) -- Empat mahasiswa Itera yang tersesat saat mendaki Gunung Seminung, Lampung Barat ditemukan dalam kondisi lemas.

Diketahui sebelumnya mereka mendaki dengan star mulai di Pekon Jagaraga, Sukau, Lambar pada 16 Oktober 2019 lalu. Keempatnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Minggu 20 Oktober 2019, pukul 23.55.

Empat mahasiswa itu adalah Amin Joko Triono (21) asal Lampung Tengah, Agus Manurung (19), Septian Hidayat (20), dan Sapta Firnando (20) asal Bandar Lampung.

Ali Yurdin Kabid Bencana BBPBD Lambar yang membawahi kantor Pusdalops PB Lampung Barat, mengatakan empat pendaki itu tersesat di dalam hutan saat melakukan pendakian di Gunung Seminung, Pekon Jaga Raga, Kecamatan Sukau, Lampung Barat.

Berdasarkan informasi yang diterima Pusdalop PB Lambar dari Kansar LPG 20 Oktober 2019 pukul 21:35 WIB. Bahwa empat mahasiswa ITERA itu melakukan pendakian ke Gunung Seminung, Jagaraga, Kecamatan Sukau mulai 16 Oktober 2019.

"Selanjutnya salah satu dari peserta berhasil menghubungi keluarganya untuk meminta pertolongan pada Minggu 20 Oktober 2019 ke Kansar Lampung. Dalam laporanya, mereka menyampaikan bahwa mereka tersesat dan meminta bantuan untuk dievakuasi," ujarnya, Senin 21 Oktober 2019.

Adapun lokasi terakhir para pendaki sebelum hilang kontak dikawasan gunung Seminung, Pekon Jagaraga itu diprediksi di Koordinat 04° 55’ 34.8” S - 103° 58’ 29.4” E.

Setelah mendapat laporan, pihaknya melakukan pencarian dengan menggunakan alat truck personil, Rescue Car D-Cabb, peralatan HART, radio komunikasi, tali, senter dan kebutuhan logistik.

"Pencarian melibatkan tim Rescue Kansar Lampung 9 orang dibantu warga sekitar. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi lelah karena kekurangan makanan dan minuman oleh tim SAR pukul 23:55 Minggu 20 Oktober 2019," tambahnya.

Kemudian, mereka diberi makanan, dan dibawa turun melalui Tebapring kecamatan Sukau.

Eliyah



Berita Terkait



Komentar