#transmigrasi

Empat KK di Pesawaran Dilepas ke Sulawesi Barat

( kata)
Empat KK di Pesawaran Dilepas ke Sulawesi Barat
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat melepas empat KK warga Pesawaran yang mengikuti transmigrasi di Cafe Back Land Kedai Kopi Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kamis, 4 Agustus 2022. (Lampost.co/Putra Pancasila Sakti)


Gedongtataan (Lampost.co) -- Sebanyak empat kepala keluarga (KK) di Pesawaran yang mengikuti program transmigrasi dari kementerian desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi(PDTT) menuju Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat dilepas oleh bupati Pesawaran.  

Dia menyatakan transmigrasi merupakan program untuk membuka lahan kehidupan baru. Meski demikian, dengan kerja keras dia optimistis kesejahteraan warga yang mengikuti program ini dapat diwujudkan.

"Saya apresiasi keputusan bapak ibu untuk mengikuti program transmigrasi ini. Namun, saya berpesan kalian harus memiliki tujuan untuk memperbaiki hidup yang lebih baik dan menambah saudara baru di sana," ujarnya di Cafe Back Land Kedai Kopi Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, Kamis, 4 Agustus 2022.

Dendi juga berpesan agar warga yang mengikuti program ini secepat mungkin beradaptasi dengan masyarakat di sana. Pasalnya, dalam transmigrasi tersebut terdapat beragam suku di lokasi.

"Kalian harus bisa menerapkan di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Dengan begitu, kalian bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan, budaya, dan juga warga lainnya yang ada di sana," katanya.

Dendi juga meminta dinas terkait segera melaporkan perkembangan warga yang telah berangkat mengikuti program transmigrasi ini.

"Sejauh ini saya belum mendapatkan laporan, warga yang ikut transmigrasi apakah kehidupannya lebih baik atau tidak. Maka, saya meminta stakeholder terkait segera melaporkan ke saya perkembangan warga yang transmigrasi," ujar Dendi. 

Baca juga: 22 Warga Lamsel Transmigrasi ke Konawe

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pesawaran, Zuriadi, mengatakan, tahun ini pihaknya memberangkatkan empat KK yakni tiga KK dari Desa Baturaja, Kecamatan Waylima, dan satu KK dari Desa Bawang, Kecamatan Punduhpedada.

"Dari empat KK tersebut berjumlah 16 orang. Rencananya, diberangkatkan pada 21 Agustus 2022 bersama warga dari provinsi lain," ujarnya.

 

Wandi Barboy






Berita Terkait



Komentar