#DPRD#BERITABANDARLAMPUNG

Empat Fraksi Tolak Pernyataan Wiyadi Tidak Jalankan Tupoksi

( kata)
Empat Fraksi Tolak Pernyataan Wiyadi Tidak Jalankan Tupoksi
Empat Fraksi menolak pernyataan bahwa Wiyadi tidak menjalankan tupoksinya secara benar sebagai ketua DPRD -- Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Sebanyak empat Fraksi DPRD Bandar Lampung yaitu PDI-Perjuangan, Gerindra, PKS dan NasDem membantah adanya pernyataan bahwa ketua DPRD Bandar Lampung, Wiyadi, tidak menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik. Dari enam fraksi yang menyatakan sikap, dua fraksi menarik diri yakni NasDem Pembangunan dan Gerindra.

Ketua Fraksi Gerindra, Darmawansyah mengatakan tidak membenarkan pernyataan yang beredar sebelumnya dalam sepucuk surat bahwa Wiyadi tidak terbuka dan otoriter. Ia menilai Ketua DPRD Bandar Lampung, Wiyadi sudah terbuka dan menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan baik.

"Kami di Gerindra menilai Wiyadi sudah baik dalam menjalankan tugasnya, setiap surat SPT juga ditandatangani wakil ketua tidak hanya ketua DPRD,"katanya.

Wakil Ketua Fraksi  PKS  DPRD Bandar Lampung, Sidik Efendi, mengatakan kehadirannya untuk mengklarifikasi surat yang beredar sebelumnya. Ia menilai ketua DPRD Bandar Lampung, Wiyadi selalu bermusyawarah dalam mengambil kebijakan dan sudah melalui tahapan Badan Musyawarah (Bamus).

"Semua mendukung kegiatan wali kota. Adanya surat tanda tangan tadi sudah dikonfirmasi. Kami di PKS juga punya pimpinan dan selalu kordinasi," ujarnya.

Ketua Fraksi NasDem, Pepi Asih Wulandari, mengatakan NasDem mempunyai hak suara personal dalam menyikapi persoalan tersebut. Dalam hal ini, ia berkomentar secara pribadi.

"Kalaupun mereka hadir di sana itu merupakan hak mereka sebagai anggota DPRD Bandar Lampung dan tidak mewakili fraksi,"katanya.

Baca juga : Enam Fraksi DPRD Bandar Lampung Minta Ketua DPRD Tidak Otoriter

Di sisi lain, Ketua Fraksi PDIP DPRD Bandar Lampung, Dedi Yuginta, menyatakan sekaligus mengklaim mewakili Wiyadi, semua tuduhan yang dilayangkan enam fraksi sebelumnya tidak benar. Menurutnya, Wiyadi selama ini sudah bekerja secara kolektif kolegial.

"Dalam mengambil kebijakan, ketua DPRD selalu bermusyawarah dan dibuktikan dengan tanggapan-tanggapan ketua fraksi. Ia juga sangat hati-hati dalam mengambil kebijakan,"katanya. 

Diberitakan sebelumnya, enam fraksi menilai Wiyadi tidak terbuka dan otoriter dalam menjalankan tupoksinya sebagai ketua DPRD Bandar Lampung. Wiyadi sendiri enggan menanggapi persoalan yang dihadapi. 

Adapun DPRD Bandar Lampung memiliki delapan fraksi diantaranya PDIP, Gerindra, PKS, Nasdem Pembangunan, Demokrat, PAN, Golkar, Fraksi Persatuan Kebangsaan (gabungan Perindo dan PKB). 

Wandi Barboy







Berita Terkait



Komentar